Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menerima piagam penghargaan predikat UHC dari Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan RI David Bangun di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (3/11).
SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com I Kabupaten Buleleng, Bali berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan RI. Predikat ini diraih setelah 95 persen dari total jumlah penduduk di Buleleng terlindungi oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Raihan itu terungkap ketika Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana yang didampingi oleh Sekda Gede Suyasa menerima piagam penghargaan predikat UHC dari Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan RI David Bangun di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (3/11).
Dalam sambutannya, Lihadnyana menjelaskan total jumlah penduduk Buleleng merupakan yang terbesar di Provinsi Bali. Tercatat jumlah penduduk Buleleng adalah 827.192 jiwa. Dari jumlah tersebut, yang telah mengikuti program JKN tercatat 786.578 jiwa atau 95,04 persen. Target nasional dari kepesertaan JKN ini adalah 98 persen dari jumlah penduduk. “Ini akan terus berproses. Kami berkomitmen mencapai target tersebut. Mudah-mudahan bisa secepatnya kita wujudkan,” jelasnya.
Dalam hal penerima bantuan iuran (PBI) JKN dari pemerintah, harus bersumber dari data yang disajikan. Data yang disajikan juga harus menggambarkan kondisi dan fakta di lapangan. Proses dan upaya untuk mencapai target 98 persen melibatkan seluruh pihak yang terkait. Utamanya pendataan dari desa atau kelurahan. “Aparat di desa yang lebih tahu. Kita sisir semuanya. Oleh karena itu, kita menyusun pakta integritas bagi kepala desa agar kepala desa menyusun data yang sebenar-benarnya dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar Lihadnyana.











