“Upaya yang lain yang telah kami lakukan seperti pemerian pemahaman terhadappara peternak untuk menjaga Kesehatan ternaknya seperti kebersihan kendang dan ternaknya. Kami juga telah memberikan obat anti lalat serta kuti yang tentunya sangat mempengaruhi penyebaran terhadap virus yang mematikan,”lanjutnya.
Seperti pemeritaan sebelumnya, Sejak dua bulan, puluhan babi milik peternak rumahan yang ada di Dusun Kuhum hingga Desa Ularan, Kecamatan Seririt mati mendadak. Dari waktu dua bulan kurang lebih sebanyak 50 ekor babi milik warga mati secara mendadak. @gus










