Publik Diharapkan Berpartisipasi dalam Pekan Iklim Bali 2026

IMG-20261011-WA0027
Gubernur Bali Wayan Koster dalam konferensi pers Pekan Iklim Bali 2026 yang diselenggarakan oleh Koalisi Bali Emisi Nol Bersih bersama Pemerintah Provinsi Bali, Minggu (11/10/2026) di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar. [foto: fb/ist]

Hal ini merupakan contoh bahwa pemimpin daerah memiliki posisi strategis dalam memahami tantangan maupun solusi iklim dari daerahnya masing-masing.  

“Melalui Koalisi Bali Emisi Nol Bersih, ViriyaENB mendukung Pemerintah Provinsi Bali dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor dan antar pemangku kepentingan. Kami berharap Pekan Iklim Bali 2026 menjadi momentum untuk memperluas kerja sama dan mendorong lebih banyak inisiatif nyata menuju Bali Emisi Nol Bersih, dengan ekonomi yang tangguh dan berkeadilan," kata Suzanty. 

Pekan Iklim Bali 2026 menghadirkan empat rangkaian kegiatan utama yang menghubungkan agenda kebijakan, kebutuhan pembiayaan, inovasi lokal, dan partisipasi publik, yaitu:

● Forum Kebijakan Publik, ruang untuk mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, mitra pembangunan, serta kelompok masyarakat untuk menerjemahkan komitmen dan kebijakan menuju rencana aksi yang nyata. 

● Forum Investasi Iklim, ruang dialog antara lembaga keuangan, pengelola dana lingkungan, wirausaha iklim, dan berbagai mitra untuk membahas peluang pendanaan serta pembiayaan bagi inisiatif iklim. 

● Jelajah Inovasi, ruang terbuka bagi masyarakat untuk berkunjung ke lokasi kerja para mitra pembangunan dan inovator, memperlihatkan bagaimana solusi iklim dapat tumbuh dari praktik dan kebutuhan masyarakat setempat.

● Festival Rakyat, ruang bersama untuk untuk mengenal berbagai cerita, gagasan, dan solusi iklim melalui penayangan perdana lima film pendek dari program Lensa Iklim Bali, Bazaar Berkelanjutan, dan Lokakarya Interaktif. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top