Proyek Pasar Semarapura Dituntut Tuntas Tepat Waktu

Jelang tutup tahun, Komisi II DPRD Klungkung intensif memantau realisasi proyek fisik. Senin (18/12/2017) Ketua Komisi II DPRD, Komang Suantara bersama AA Sayang Saputra mengecek pembangunan Pasar Semarapura. Selain ketepatan waktu pengerjaan, kualitas material juga menjadi sorotan dalam peninjauan tersebut.

SEMARAPURA-fajarbali.com | Usai berkeliling mengecek bangunan, Komang Suantara mengatakan, proyek yang didanai pusat Rp 5,5 miliar ini harus diselesaikan tepat waktu. Meski kini sudah memasuki tahap pemasangan keramik, Suantara mengingatkan agar sebelum jatuh tempo, pengerjaan harus sudah tuntas. Apalagi, bangunan ini akan dipergunakan oleh para pedagang. Jika tidak cepat diselesaikan, maka banyak pedagang akan kebingungan untuk mencari lokasi berjualan.

Selain masalah waktu pengerjaan, selama meninjau proyek, politisi Partai Gerindra ini juga sempat menyoroti pemasangan keramik. Ia melihat ada keramik dalam kondisi pecah tetap dipasang. Oleh karena itu, Suantara meminta agar segera diganti. “Harapan kami agar proyek ini dapat dikerjakan tepat waktu. Apalagi sekarang masih tahap pemasangan keramik. Kami meminta keramik yang pecah agar diganti,” tegasnya sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta yang telah berjuang ke pusat sehingga mendapatkan proyek pembangunan pasar tersebut.

Di lain sisi, AA Sayang justru sangat menyayangkan perencanaan pembangunan yang tidak menggunakan refrensi dari bangunan sebelumnya. Sehingga ada beberapa bagian yang tidak sesuai. Ia menyontohkan, pemasangan atap yang tidak searah dengan atap di bangunan pasar sebelumnya. AA Sayang khawatir, saat hujan, air akan masuk ke dalam bangunan lama.

Menanggapi kehadiran Komisi II tersebut, pihak pelaksana proyek dari PT Anindyaguna, Pasek Nariana mengatakan saat ini pengerjaan banguan sudah mencapai 90 persen. Dirinya yakin, sebelum batas waktu habis yakni tanggal 26 Desember, pembangunan sudah tuntas. Untuk mempercepat proses pemasangan keramik dan finishing, Nariana mengatakan sudah menambah tenaga kerjanya sejak dua bulan lalu. Bahkan penambahan mencapai 50 orang lebih.

Sehingga kini ada sekitar 100 orang yang bekerja. Tak hanya itu, para pekerja juga lembur setiap hari. Rata-rata hingga pukul 22.00 wita. “Kita target tanggal 21 ini sudah selesai sebelum tanggal kontrak selesai tanggal 26 Desember. Biar cepet selasai kita tambah tenaga lagi sebanyak 100 orang dai bulan lalu. Mereka juga kita lembur bekerja sampai jam 10 malam. Karena kalau tidak selesai kita tidak dibayar karena uang tidak bisa cair,” ujarnya. (dia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

PN Denpasar Didemo, KPN Marah-marah, Minta Polisi Usut Tuntas

Sen Des 18 , 2017
Demo yang disertai dengan pembakaran di dalam areal Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang dilakukan Aliansi Masyarakat Penuntut Keadilan, mendapat kecaman dari Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Denpasar, Amin Ismanto.