DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Program rehabilitasi (rehab) yang dicanangkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali menunjukkan hasil yang signifikan. Selama setahun program ini berjalan, terjadi peningkatan dan telah diakses sejumlah kalangan di usia produktif 21 tahun hingga 30 tahun.
Menurut Kepala BNNP Bali Brigjen Polisi Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra, SH, M.Si upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba masih menjadi pekerjaan terberat di Indonesia khususnya di Bali.
Selain berjuang pada hal penegasan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkoba, pihaknya juga harus menggunakan teknologi informasi di era digital sekarang ini.
Upaya ini juga sejalan dengan tagline War On Drugs seperti yang diprogramkan Kepala BNN RI Komjen DR. Petrus Reinhard Golose. Dimana, dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkotika, harus dilakukan secara holistik. Yakni mengedepankan hard power sebagai langkah pemberantasan, smart power melalui pengembangan teknologi informasi, dan upaya soft power yaitu pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi.
"Tiga program ini adalah hal yang terpenting demi menyelamatkan generasi penerus bangsa," terang jenderal bintang satu dipundak ini Minggu 1 Agustus 2021.
Brigjen Sugianyar menerangkan, dalam hal penanganan program rehab harus ditangani dari berbagai aspek. Salah satunya adalah melalui pendekatan rehab dengan merangkul seluruh kalangan.










