Nama-nama pejabat struktural baru yang dipilihnya, dipastikan memiliki kapasitas di bidangnya. Bukan semata-mata didasari 'like and dislike'. Jabatan, kata dia, di dunia perguruan tinggi adalah tugas tambahan yang tetap menjunjung Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Program kerja pertama tim kami tentu segera menyesuaikan rasio antara dosen dan mahasiswa. Selebihnya kami semua bekerja keras menghadapu tantangan perguruan tinggi, terlebih swasta," ungkapnya.
Sebelum dilantik, seluruh pejabat baru di lingkungan UNR mengikuti prosesi "majaya-jaya" di Pura Jagadhita UNR. Turut hadir Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Bali Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, SH., M.Hum., dan Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP PTSI) Bali Prof. Dr. Drs. AA Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
Suarta menilai, sosok Tirka Widanti sudah tidak diragukan kompetensinya. Berkat kiprahnya di dunia akademik, turut mengangkat nama perempuan. Tirka Widanti pun turut menjadi pentolan APTISI Bali dengan posisi Wakil Sekretaris.
"Selamat dan sukses untuk sabahat saya Prof. Tirka. Saya sangat yakin kepemimpinan beliau pasti membawa universitas lebih maju," pungkas Suarta.










