Polisi Gerebek Markas Operator Scam di Kuta, 27 WNA Filipina dan Kenya Disekap

IMG_20260428_163548
OPERATOR SCAM-Polisi gerebek sarang Operator Scam sebuah Quest House di Kedonganan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.
MANGUPURA -fajarbali.com |Polisi mengerebek markas Operator Scam di sebuah Quest House di Jalan Bypass Ngurah Rai Gang Karangsari, Kedonganan, Kuta, pada Senin 27 April 2026 sore. Di lokasi tersebut ditemukan 26 orang warga negara Filipina dan Kenya, serta seorang WNI yang diduga dipekerjakan sebagai Operator Scam atau praktik penipuan online. 
 
Di lokasi tersebut juga ditemukan sejumlah barang bukti berupa puluhan handphone, laptop, tablet, perangkat jaringan internet, serta atribut yang menyerupai identitas lembaga penegak hukum luar negeri.
 
Menurut Kapolresta Denpasar Kombespol Leonardo D Simatupang, pengerebekan itu dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari Kedutaan Besar Filipina di Jakarta. Pihak Kedubes mengatakan ada warga negaranya disekap dan dijadikan operator scam. 
 
"Berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar Filipina itu, ada sejumlah warga negaranya yang ditahan dan dipekerjakan sebagai operator scam," beber Kombespol Leonardo, pada Selasa 28 April 2026. 
 
Selanjutnya, tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Kuta bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tim mendeteksi puluhan WNA Filipina ini berada di sebuah Quest House di Jalan Bypass Ngurah Rai Gang Karangsari, Kedonganan, Kuta Selatan. 
 
Dalam pengerebekan tersebut, tim gabungan menemukan puluhan korban berada dalam satu ruangan. Mereka terdiri dari wanita dan laki-laki. Polisi kemudian memeriksa di setiap kamar dan mendapati beberapa ruangan di lantai 2 telah dimodifikasi menjadi area kerja lengkap dengan perangkat elektronik dan jaringan internet Starlink. 
 
"Totalnya ada 27 orang yang diamankan terdiri dari 26 WNA dan satu WNI. Para WNA tersebut berasal dari sejumlah negara, termasuk Filipina dan Kenya. Beberapa di antaranya diketahui tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan berupa paspor," beber Kapolresta. 
 
Diungkapkanya, puluhan orang yang diamankan itu masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik gabungan dari Polresta Denpasar, Polsek Kuta, Ditreskrimum Polda Bali, dan Dit Siber Polda Bali. 
 
"Kami sudah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Ngurah Rai untuk menelusuri legalitas keberadaan para WNA tersebut," ucapnya. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top