Selain itu, para Dewan Penguji, antara lain, Prof. Dr. Ida Ayu Trisnawati, SST.,M.Si., Dr. I Gede Yudarta, SSKar., M.Si, Prof. Dr. I Wayan Adnyana, S.Sn., M.Sn (Ketua), Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum., Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H.,M.Hum., Dr. I Kt. Suteja, SST., M.Sn., Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa, M.Si., serta Prof. Dr. Ni Luh Sustiawati, M.Pd.
Rektor UPMI Bali Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H.,M.Hum., usai ujian terbuka menyambut dengan suka cita keberhasilan salah satu dosennya ini. Hal ini sejalan dengan visi institusi yang mempersiapkan diri meraih akreditasi peringkat Unggul.
Secara keseluruhan, UPMI memiliki 29 dosen kualifikasi doktor (S3), Magister (S2) sebanyak 96 dan Guru Besar (Profesor) 4 orang. "Ada banyak yang sedang berproses menuju doktor dan guru besar," kata Prof. Suarta.
Dengan semakin meningkatnya kualifikasi pendidikan dosen, ia berharap UPMI Bali semakin memberikan dampak nyata bagi pembangunan di masyarakat. Terutama menyukseskan program-program strategis pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali, Drs. IGB Arthanegara, SH., MH., M.Pd., menyebut bahwa Dr. Pira Erawati adalah sosok ulet dan bertanggung jawab.
Pira, lanjut Arthanegara, merupakan produk UPMI (dulu IKIP PGRI Bali). Kemudian meniti karir sebagai pegawai di kampus yang berada di bawah naungan YPLP PT IKIP PGRI Bali tersebut.
Selanjutnya, Pira melanjutkan pendidikan Magister dan Doktor di ISI Bali, untuk memantapkan karirnya dari pegawai menjadi dosen di UPMI Bali.










