PIB College Dorong Transformasi Pendidikan Vokasi melalui Education 5.0 dan Kolaborasi Industri

1001745183
Politeknik Internasional Bali (PIB College) menyelenggarakan International Seminar & Partner Engagement bertajuk “Strategi Optimalisasi Sumber Daya di Institusi Pendidikan Vokasi dengan tema Implementasi Education 5.0

Dengan demikian, ukuran keberhasilan perguruan tinggi vokasi tidak hanya terletak pada indikator akademik,tetapi juga pada kontribusi nyata yang dihasilkan bagi lulusan, masyarakat, industri, ekonomi, kebijakan, dan pembangunan nasional. Industri membutuhkan talenta yang siap menghadapi masa depan. 

Dari perspektif industri pariwisata, Robby Saputra dari InJourney menekankan bahwa membangun future-ready tourism talent membutuhkan proses pengembangan yang terstruktur dan berkelanjutan. Talent crisis,especially in tech-touch, the growing pressure on sustainability and the urgency untuk bisa memberikan value proposition yang berdampak menjadi focus integrasi kunci untuk membangun ekosistem serta pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan.

Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui program profesional, leadership development, mentoring, sertifikasi, pengalaman global, serta experiential learning. Pada saat yang sama, human capital development perlu berjalan bersama prinsip sustainability dan employee wellbeing untuk mendukung pertumbuhan organisasi dalam jangka panjang.

Bentuk kerja sama dapat dikembangkan melalui magang, guest lecture, sertifikasi, beasiswa, joint research, hingga keterlibatan mahasiswa dan institusi pendidikan secara langsung dalam ekosistem industri.

Prof. Benny E. Tjahjono dari Coventry University, UK, mengangkat kembali esensi pendidikan vokasi sebagai pendidikan yang berorientasi pada profesi dan keterampilan.

Pendidikan vokasi idealnya membekali mahasiswa bukan hanya dengan pengetahuan, tetapi juga kompetensispesifik melalui project-based learning, magang industri, apprenticeship, dan entrepreneurship. Model tersebut perlu menjaga keseimbangan antara keterampilan praktik dan kemampuan kognitif, termasuk memahami konsep, mengikuti prosedur, melakukan troubleshooting, hingga mengambil keputusan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top