Perpanjang Tradisi, UPMI Bali Kirim Empat Atlet Kabbadi untuk Timnas Indonesia di SEA Games 2025 Thailand

u10-IMG-20251204-WA0001
Empat Mahasiswa-mahasiswi UPMI Bali berpamitan dengan Rektor Prof. Suarta, sebelum bergabung dengan Timnas Kabbadi Indonesia berlaga di SEA Games XXXIII Tahun 2025 di Thailand. (ist)
DENPASAR-fajarbali.com | Menyandang julukan sebagai embrionya olahraga Kabbadi di tanah air, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali atau sebelumnya bernama IKIP PGRI Bali, kembali meneruskan tradisi mengirim atlet-altet terbaiknya untuk menjadi bagian dari Kontingen Indonesia di ajang internasional SEA Games XXXIII Tahun 2025 di Thailand.   Adapun empat mahasiswa-mahasiswi yang bakal mempersembahkan kemampuan terbaiknya untuk Tim Nasional (Timnas) Kabbadi Indonesia, yakni; Ni Putu Nadine Aristya Dewi, I Komang Wahyu Brahmasta, I Gede Jaya Guna, dan I Made Widi Januarta.   Event bergengsi itu berlangsung pada 10–20 Desember 2025 di Chalermphrakiat Sports Operations Center Building, Rajamangala University of Technology Rattanakosin, Bangkok, Thailand. Keempat mahasiswa tersebut akan berlaga pada tiga nomor pertandingan, yakni Standard Kabaddi, Super Five Kabaddi, dan Three Stars Kabaddi. Mereka menjadi bagian dari skuad nasional setelah melalui proses seleksi dan pemusatan latihan bersama tim Kabaddi Indonesia. Sebelum bergabung dengan timnas, keempat altet itu memohon arahan sekaligus motivasi kepada Rektor UPMI Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, SH., M. Hum., didampingi Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. I Gusti Putu Ngurah Adi Santika, S.Pd., M.Fis., Senin (1/12/2025) di Ruang Rektor.   Tanpa bermaksud percaya diri berlebih, Rektor Prof. Suarta sangat optimis cabang olahraga (cabor) Kabaddi Indonesia sukses mencatat sejarah di SEA Games 2025.   “Keikutsertaan mereka di SEA Games bukan hanya membawa nama Indonesia, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi UPMI Bali. Ini bukti bahwa mahasiswa kita mampu bersaing dan berprestasi di tingkat regional,” kata rektor.   Prof. Suarta menambahkan, pihak kampus akan memberikan bonus khusus apabila para mahasiswa berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia. Ia juga menyampaikan pesan dan harapan agar mereka tampil maksimal, menjaga sportivitas, serta menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya.
BACA JUGA:  Tampil Kencang, Pebalap Astra Honda Ukir Prestasi di Balapan Internasional dan Nasional
  Ia menekankan kepada ateletnya agar tetap rendah hati, fokus, dan berikan yang terbaik. Jadilah inspirasi bagi yang lain bahwa disiplin dan kerja keras selalu membuahkan hasil.   "Kami seluruh keluarga besar UPMI Bali mendoakan kalian pulang dengan prestasi membanggakan,” pesan Prof. Suarta.   Kabaddi, kata Prof. Suarta, bukan barang baru bagi UPMI. Bahkan, perguruan tinggi yang dipimpinnya itu sebagai embrio Tim Nasional Kabaddi sewaktu bernama IKIP PGRI Bali. Kabaddi mulai diperkenalkan di tanah air tahun 2008. Bali dipilih sebagai markas, dan khususnya lagi IKIP PGRI (sekarang UMPI), karena dikenal memiliki mahasiswa yang notabene atlet-atlet berprestasi.   "Kami langsung sosialisasikan, persiapkan dan merekrut mahasiswa yang telah menjadi atlet cabang olahraga (cabor) lain untuk gabung ke tim kabaddi," kenangnya.   Tim yang dibentuk di UPMI Bali, lanjut dia, kemudian disahkan menjadi Tim Nasional Indonesia bertarung di Asean Beach Games di Bali. Hasilnya langsung bertengger di posisi tiga. Pada ajang Asean Games 2018 Jakarta-Palembang, Tim Nasional Indonesia yang berjumlah 24 orang, 21 di antaranya berasal dari Bali. Khususnya lagi mahasiswa UPMI Bali.   Pihaknya terus melakukan pembinaan atlet melalui berbagai program. Salah satunya dengan rutin menggelar Rektor Cup. Bahkan tahun depan ia merancang Rektor Cup UPMI Bali level nasional hingga internasional karena merasa memiliki kemampuan memadai.  

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top