Perkuat Keamanan Bali, Sembilan Poin Commander Wish Kapolda Bali

DENPASAR-fajarbali.com | Mengawali tahun 2018 yang merupakan tahun politik, Kapolda Bali menyampaikan commander wish kepada 543 personel perwakilan dari masing-masing satuan kerja (satker) terdiri dari Pamen, Pama, Bintara dan PNS di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Senin (19/2/2018).



Acara ini juga dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si dan seluruh Pejabat Utama Polda Bali.

Ada sembilan poin yang menjadi commander wish Kapolda Bali. Pertama, leading sector keamanan Pilkada Bali 2018 dengan mewujudkan Pilkada aman dan damai. Kedua, menguatkan peran Bhabinkamtibmas dalam pengelolaan dana desa. Ketiga, pemberantasan korupsi di segala bidang sesuai target yang telah ditentukan.

Keempat, penguatan proactive prevention dan preemtif strike dengan mengedepankan fungsi Binmas dan satgas Sabata serta Wild Geese. Kelima, akselerasi CTOC dalam menghadapi Transnational and Organized Crime. Keenam, Penyelidikan dan penyidikan kasus-kasus tanah yang proporsional.



Ketujuh, melaksanakan bimbingan kepada putra-putri yang berprestasi dan berpotensi menjadi anggota Polri. Kedelapan, proaktif membantu masyarakat dalam menanggulangi bencana alam. Kesembilan, penyiapan pengamanan annual meeting IMF-World Bank 2018.

Dalam arahannya, jenderal bintang dua di pundak ini mengatakan, saat ini Polri sedang berada di era perubahan. Seluruh personel diminta untuk meninggalkan budaya lama dan meningkatkan disiplin serta berbakti kepada bangsa dan negara.

“Kalau kita tidak mau berubah, maka kita akan tergilas oleh jaman itu sendiri,” ucapnya.




Terkait Pilkada serentak, Kapolda menegaskan bahwa Pilkada Bali harus aman dan damai. Polri bersama unsur TNI dan stake holder lainnya saling bahu membahu untuk mengamankan seluruh tahapan Pilkada. Pengamanan akan dilakukan secara all out dengan mengerahkan seluruh kekuatan.

“Saya tegaskan kembali kepada seluruh personel agar mengamankan Pilkada dengan maksimal agar seluruh tahapan dapat berjalan aman dan damai. Bali adalah barometer keamanan Indonesia dan dunia. Sekecil apapun yang terjadi di Bali maka dunia akan mengetahui,” tegasnya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Merasa Namanya Dicemarkan di Medsos, Aniaya Sahabat Sendiri

Sen Feb 19 , 2018
KUTA-fajarbali.com | Kesal namanya dicemarkan di media social (medsos) facebook, Marianita Samalam (31) tega menganiaya sahabatnya sendiri, Seyske Budiman (33) hingga babak belur. Tidak terima dianiaya, korban melaporkannya ke Polsek Kuta dan Marianita pun ditahan.