Pengemudi Grab Diajak Jaga Citra Pariwisata Bali

a347d1f8-9c57-4ac4-a0eb-2cc89fbb4683

Selain itu yang membuat wisatawan bisa merasa betah dan nyaman, adalahmasyarakat pelaku pariwisata yang memiliki etika pariwisata, semua pelaku pariwisata, khususnya driver online harus paham adat istiadat dan budaya masyarakat, sehinggamengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Selalu bertingkah laku sopan,sesuai dengan adat dan budaya Bali, menaati segala aturan yang ada, baik aturan tertulis maupun aturan yang tidak tertulis yang berlaku di masyarakat.

"Setelah memahami semua maka tugasnya adalah mengarahkan wisatawan agar bertingkah laku yang sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga semua wisatawan yang datang ke Bali bisa merasa betah, aman dan nyaman," tegasnya.

Rarusan driver digembleng materi; terkait Peranan Driver dalam Industri Pariwisata, Standar Etika Pelayanan Pariwisata dan Pelatihan Antikekerasan Seksual.

Kadispar memastikan, kegiatan serupa terus dilakukan dengan menyasar  pelaku-pelaku pariwisata yang lain seperti para driver taxi konvensional, driver transportasi umum, pengelola DTW, pengelola Desa Wisata, para therapist spa, pemandu wisata air, pemandu wisata arung jeram, dan lain-lain.

Halim Wijaya, Director of East Indonesia dari Grab Indonesia, menganggap pelatihan yang diinisiasi oleh Dispar Bali tersebut merupakan sebuah kehormatan. Ia pun merasa sejalan dengan tujuan pemerintah daerah Bali.

"Inisiatif ini sejalan dengan misi kami untuk turut menjaga kenyamanan masyarakat Bali, termasuk para wisatawan yang berkunjung di Pulau Dewata," kata Halim.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top