"Saya sangat mengapresiasi jika Munas Kadin itu diselenggarakan disini, jika jumlah peserta sampai 2 ribu orang ke Bali untuk acara itu kami senang sekali. Terlebih mereka mampir kesini setelah kegiatan dan menikmati wahana watersport yang ada di Tanjung Benoa itu cukup membantu kami," imbuh Atmadi.
Hingga saat ini di kawasan Tanjung Benoa sudah banyak yang telah lengkap divaksinasi Covid-19 tahap satu dan tahap dua. Tentunya ini bagian proteksi diri dari kami selaku pelaku pariwisata yang diutamakan pemerintah.
Sehingga kepercayaan wisatawan yang datang kesini merasa aman dan nyaman selain menerapkan protokol kesehatan, kami semua disini juga sudah divaksinasi Covid-19.
Jika dari 2 ribu peserta Munas Kadin itu, terdapat puluhan orang datang kesini tentu dapat menghidupi usaha watersport yang ada saat ini.
"Apalagi misalnya di Pandawa Marine Adventure mendapat puluhan orang dari peserta kesini dapat menghidupi perusahaan biar tidak seperti dulu (awal-awal pandemi Covid-19). Servis kepada tamu tetap kita utamakan dengan protokol kesehatan tetapi kami juga sudah vaksin semua jadi tentu akan makin membuat wisatawan aman dan nyaman selama berlibur," ungkap Atmadi.
Para pedagang souvenir di sekitar lokasi watersport pun mengharapkan hal yang sama. Sebaba sekarang ini mereka hanya bergantung pada kunjungan wisatawan domestik.
"Semoga ramai lagi seperti dulu dagangan saya banyak laku di beli, sekarang sepi sekali sampai siang pun belum tentu laku ini. Misalnya tidak semua orang itu (peserta Munas Kadin) kesini, tapi kalau ada ratusan dan berbelanja sangat membantu sekali pendapatan saya," ungkap Ni Wayan. (hen)










