BENOA -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Bisnis usaha watersport di Tanjung Benoa sangat terdampak pandemi Covid-19. Setahun lebih pendapatan pengusaha disana turun drastis bahkan tidak ada penghasilan karena memilih menutup sementara usahanya.
Terlebih, sejumlah karyawan watersport beralih menjadi buruh bangunan sementara waktu untuk sekedar mendapatkan penghasilan karena watersport dimana ia bekerja tutup sementara.
Beberapa waktu terakhir kunjungan wisatawan domestik mulai ramai ke sejumlah watersport, namun tak seramai sebelum adanya pandemi.
"Semoga cepat pulih pariwisata Bali ekonomi bangkit lagi, teman-teman yang biasanya bawa tamu kesini sudah sampai kerja di proyek dan lain-lain," kata Wayan Mardika selaku penanggungjawab operasional Bali Indah Water, pada Selasa 25 Mei 2021.
Mardika a sangat berharap banyak kepada wisatawan domestik yang berlibur ke Bali. Meskipun saat rata-rata kunjungan tidak seramai dulu, tapi setidaknya mereka bisa berlibur menikmati wahana watersport disini.
Terlebih pada pekan depan ada kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) ke-VIII di Bali, dan dilaksanakan di Kawasan Nusa Dua bisa dapat membantu kunjungan ke watersport di Tanjung Benoa.
"Harapan saya mereka selesai kegiatan bisa mampir menikmati wahana watersport kesini, itu sangat dapat membantu pariwisata yang ada khususnya disini," harap Mardika.
Hal senada juga disampaikan Atmadi Segara selaku Pengelola Pandawa Marine Adventure. Menurutnya saat ini tingkat kunjungan ke Tanjung Benoa sangat sedikit.










