Pembangunan Bangli Tahun 2022 Dipastikan Akan Lebih Dahsyat

BANGLI-fajarbali.com | Memasuki delapan bulan kepemimpinan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wabup I Wayan Diar berbagai gebrakan pembangunan ‘mega proyek’ di Kabupaten Bangli secara bertahap telah mulai tampak terwujud.  Dan, dipastikan pembangunan di Kabupaten Bangli tahun 2022 akan lebih dahsyat lagi. Hal tersebut ditegaskan langsung Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutan lisannya saat Peringatan Hari Ibu ke-93 yang dilaksanakan di Ruang Cinema Museum Gunung Api Batur, Selasa (21/12/2021).

Kata dia, pembangunan Gedung DPRD Bangli, saat ini sudah selesai kontrak tanggal 19 Desember 2021, termasuk pembangunan gedung Bhukti Mukti Bakti (BMB) juga sudah selesai kontrak tanggal 22 Desember 2021.  “Tahun depan kita sudah tidak meminjam ruang pertemuan lagi. Tahun depan kita sudah punya gedung pertemuan kurang lebih seperti ini modelnya (Ruang Cinema Museum Gunung Api Batur-red),” tegasnya disambut aplaus dari para peserta saat itu.

Untuk alun-alun kota Bangli, lanjut Bupati Bangli, juga sudah diserahterimakan tanggal 18 Desember lalu. “Alun-Alun Kota Bangli akan kita buka setelah PPKM ini. Saya sudah tugaskan Kabag Kesra mencari hari baik, kita akan buka dengan model kekinian. Jadi akan kita libatkan semua komunitas-komunitas yang ada, pokoknya biar keren lah. Biar Bangli ini, terasa kita lagi jengah dan terasa awal dari kebangkitan Bangli era Baru,” tegas Sedana Arta. Sementara untuk penerangan jalan, memang kontraknya hingga tanggal 26 Desember 2021. “Dan, hari ini akan datang lagi dua truk, mudah-mudahan semua sudah bisa dipasang sampai tanggal yang telah ditentukan. Ini juga cukup membuat kota Bangli lebih berseri lagi dan lebih terang di malam hari. Mudah-mudahan ini juga menambah semarak kegairahan kita dalam membangun daerah Bangli,” harapnya.

Selanjutnya, untuk tahun 2022, pihaknya juga telah merancang sejumlah program strategis lainnya. Tentunya dengan persetujuan DPRD. “Untuk tahun 2022, pertama akan saya lakukan pengadaan lahan untuk olahraga. Kita akan adakan lahan seluas 4,9 hektar untuk membuat lapangan bola, stadion atletiknya termasuk kolam renang indoor dan sebagainya. Tim-nya nanti akan di kepalai oleh Sekda Kabupaten Bangli. Kita akan bergerak secara pasti, untuk mewujudkan lahan 4,9 hektar itu,” beber Pria yang juga Ketua DPC PDIP Bangli ini.

Sedangkan untuk kelanjutannya pembangunan Pasar Singamandawa, dijelaskan Bupati asal desa Sulahan, Susut ini,  tahun ini Disperindag sudah membuat pasar darurat dan sudah berjalan. “Pasar Singamandawa tahun depan akan kita bangun secara total dengan luas 1,5 hektar dan sudah bersertifikat Pemkab Bangli. Tahap awal tahun depan akan kita mulai dengan Ruko-nya, kita tata dan finalisasi desain akan saya lakukan sebentar lagi setelah acara ini saya akan rapat di RJ,” sebutnya. Disampaikan, pihaknya cukup prihatin dengan kondisi Pasar Singamandawa saat ini. Pasalnya, Pasar Singamandawa yang notabene merupakan pasar regional terbesar di Kabupaten Bangli, kondisinya justru kumuh. “Kita malu, pasar regional sebesar itu sangat-sangat kumuh. Jadi akan kita bangun tahun depan dengan representative dan mudah-mudahan ini juga mendukung upaya kita di Bangli dalam rangka meningkatkan kepariwisataan. Tentunya dengan pasar yang representative, apalagi lokasinya juga ada di kawasan pariwisata mudah-mudahan bisa bersinergi dan mendukung perkembangan pariwisata,” jelasnya.

Selanjutnya pasar Kayuambua, direncanakan juga akan dilakukan penataan termasuk akan membangun drag race atau sirkuit balap motor bagi penghobi motor di Bangli. “Pasar Kayuambua, kita tata dengan anggaran yang cukup juga dan kita akan membangun sebuah drage rice bagi penghobi motor. Sebab, ini juga merupakan salah satu visi Bupati waktu saya kampanye adalah membangun drag race. Kalau di Lombok ada Mandalika, dengan sirkuit Formula 1, jadi kita di Bangli akan membangun drag race. Kalau drag race ini, bisa terwujud akan menjadi drag race pertama di pulau Bali. Astungkara, anggaran sudah kita plot di APBD. Kepemilikan lahan juga kebetulan satu orang, jadi kita akan melakukan beberapa kajian terkait hak guna pakai atau hak sewa nantinya agar semua kita wujudkan,” bebernya.  Hanya saja, saat itu pihaknya tidak menyebutkan lokasi dan besarnya anggaran  yang diperlukan.

Selain itu, kata dia, ada juga beberapa kegiatan lainnya. Dan yang paling besar, diakui Sedana Arta adalah kelanjutan pembangunan RSUD Bangli yang sudah dimulai dengan anggaran awal Rp 71 miliar. “Untuk pembangunan RSUD Bangli, kita harapkan ini berproses selama 10 bulan. Dan, selama 10 bulan sudah kita hitung di APBD akan dibantu lagi oleh dana BLUD yang bersumber dari surplusnya RSUD. Jadi akan ditambah lagi sekitar Rp 30 miliar untuk pembangunannya. Sehingga tahun depan di RSUD akan membangun diatas Rp 100 miliar,” ungkapnya.

Semetara untuk alat-alatnya juga sudah terverifikasi dan untuk Bangli tahun depan akan mendapatkan dana alokasi khusus paling besar di Bali kurang lebih Rp 24 miliar. “Jadi gedung baru kita harapkan pada saatnya nanti, akhir tahun 2022 sudah bisa beroperasional. Dan, tahap berikutnya, kita akan upayakan pembangunan Gedung untuk rawat inap, yang memang tidak terlalu besar anggarannya,” jelasnya. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Bali, karena sudah menghibahkan lahan di belakang RSUD Bangli seluas  83 are. “Kalau kemarin luas RSUD kita 1,9 hektar ditambah 83 are, sehingga kurang lebih kita memiliki lahan sekitar 2,7 hektar dalam satu kesatuan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Bupati Sedana Arta  juga mengaku sudah melakukan upaya persuasif dengan BRI dan bersurat untuk memindahkan kantor BRI yang ada di kota Bangli. Sebab, jaman dulu BRI ini adalah merupakan bencingah Kerajaan Bangli.  “Kita sudah tawarkan dua lokasi. Pertama di eks RSU lama, kalau itu mau maka eks RSUD akan kita bangun BRI. Mungkin kita yang akan membangunkannya sampai terwujud, dan sisanya akan kita bangun Taman Bung Karno,” paparnya.  Tidak hanya itu, Sedana Arta juga mengaku tengah merancang master plan untuk Geopark Batur. “Bapak Gubernur juga sudah berjanji, pembangunan Geopark ini harus dilakukan dengan sangat serius dan beliau yang akan menjadi Ketua Tim Kecil Percepatan Pembangunan Geopark Batur,” sebutnya.

Untuk itu, tahun depan Menara Pandang di Penelokan juga akan ditata kembali dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar, termasuk Goa-Goa Jepang juga akan dilakukan penataan. “Kalau saya lihat sih, di APBD tahun depan akan sangat dahsyat pembangunan fisik yang akan kita lakukan. Walaupun sekarang DAK turun tapi BKK dari pak Gubernur cukup besar. Kita dikasi sekitar Rp 50 miliar di induk dan mudah-mudahan pada Perubahan tahun depan diberikan lagi,” harapnya.  Maka dari itu, Bupati Sedana Arta terus mengajak masyarakat Bangli untuk lebih jengah. “Selama delapan bulan ini saya sudah buktikan, kalau kita punya keinginan yang kuat, komitmen bersama urusan uang nomor sekian. Apapun bisa kita wujudkan,” pungkasnya. (ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Tahun 2021, Dewan Karangasem Hasilkan 9 Perda

Sel Des 21 , 2021
AMLAPURA-fajarbali.com | Selama waktu setahun ini, DPRD Karangasem menghasilkan 9 produk hukum berupa Peraturan Daerah (Perda). Selain 9 Perda yang tersebut, ada dua buah ranperda yang saat ini masih menunggu persetujuan dari Provinsi Bali. Jumlah tersebut berbeda halnya di tahun 2020 lalu, yang mampu menghasilkan 15 Perda dengan dua Perda […]