Pembakaran Sampah Diprotes Bule, Pembangunan Pengolahan Tertunda, Sampah Meluber ke Pantai

SEMARAPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Prestasi sebagai juara II desa sadar lingkungan tahun 2017, Desa Takmung, Kecamatan Klungkung kini 'ternoda'. Lantaran permasalahan sampah dikeluhkan oleh warganya.

Rainer Gloeckner warga berdarah Jerman yang sudah menerap di Dusun Sidayu Nyuhaya ini bersurat ke Kantor Desa Takmung. Ia memprotes, pemkabaran sampah di sekitar lingkungan rumahnya. Hal ini dikhawatirkan mencemari lingkungan dan merusak kesehatan.

Dalam surat protes yang dilayangkannya, Rainer mengungkapkan tumpukan sampah di sekitar kediamannya bukanlah hal baru. Masalah muncul saat sampah-sampah tersebut mulai dibakar. Asapnya menyebabkan warga tidak nyaman. Ditambah lagi dengan aroma sampah yang tertiup angin. Ironisnya, kondisi demikian sudah terjadi selama bertahun-tahun. Bahkan, lapangan volli yang kerap dimanfaatkan oleh anak-anak pun selalu diselimuti sampah dan asap.

"Itu sangat berbahaya untuk kesehatan. Setiap ada asap warga sekitar sampai menutup jendela dan semua pintu, bahkan saya tidak mengijinkan anak-anak untuk bermain di luar rumah," ungkap Rainer dalam suratnya.

Melihat kondisi demikian, Rainer sebenarnya tidak hanya diam. Ia mengaku sudah memasang papan larangan. Tapi kurang diindahkan oleh warga yang terus membuang dan membakar sampah. Tak hanya itu, ia juga sudah mendatangi Kadus Sidayu Nyuhaya dan Sidayu Tojan untuk membahas solusi.  Namun, belum membuahkan hasil. Pihaknya justru diminta bersabar, menunggu realisasi bank sampah di Dusun Nyuhaya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top