Suyasa juga menyebut, ada salah satu pasien di RSUD Buleleng yang meninggal dunia, dan ditangani menggunakan protokol penanganan covid. Pasien mulanya dirujuk dari salah satu rumah sakit swasta di Buleleng, ke RSUD Buleleng. Baru satu hari dirawat, pasien berusia mendekati 90 tahun itu dinyatakan meninggal dunia, karena memiliki penyakit paru-paru (pnemounia) yang sudah lama diderita. Saat dirawat di RSUD, Suyasa membenarkan jika pasien sempat di rapid test, dan hasilnya reaktif. Untuk lebih memastikan apakah pasien terinfeksi virus corona atau tidak, pihak medis sudah melakukan test swab, dan masih menunggu hasilnya.
”Memang satu orang pasien yang merupakan rujukan dari rumah swasta yang ada di Buleleng meninggal dunia. Yang bersangkutan sempat dilakukan rapid test dengan hasil reatif. Yang bersangkutan baru dirawat satu hari sudah meninggal dunia namun untuk memastikan yang bersangkutan positif Covid 19 atau tidak kita masih menunggu hasil swabnya,”tutup Suyasa. (ags).










