PDP di Buleleng Bertambah Satu Orang Hasil Rapid Tesnya Reatif Meninggal

Seperti diketahui, PDP 51 merupakan warga asal Kecamatan Seririt, yang sering terlibat melakukan antar jemput Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke tempat karantina yang ada diwilayah Kecamatan Seririt. Kemudian pada Sabtu (9/5/2020) PDP 51 sakit, dan sempat dirawat di ruang Jempiring RSUD Buleleng. Saat dirawat pasien menunjukkan gejala covid, sehingga dilakukan rapid test dan hasilnya menunjukan reaktif. PDP 51 kemudian dirujuk ke RS Pratama Giri Emas, untuk menjalani test swab dan hasilnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari sanalah Gugus Tugas melakukan tracing kepada orang-orang yang sempat kontak dengan PDP 51 hingga berhasil menemukan 14 orang yang hasil rapid testnya reaktif.

”Memang yang bersangkutan merupakan orang yang terlibat langsung dalam penjemputan terhadap para PMI yang berasal dari Kecamatan Seririt. Kemudian yang bersangkutan sakit sempat menjalani perawatan di RSUD Buleleng yakni di ruang Jempiring. Dari perawatan yang dilakukan korban sempat dilakukan rapid test dan hasilnya reatif. Kemudian yang bersangkutan diajak ke RS Pratama Giri Emas untuk dilakukan tes swab. Dari hasil swabnya yang bersangkutan dinyatakan positif Covid 19,”tuturnya lantang.

Lebih jauh dari jumlah PDP yang ada di Kabupaten Buleleng sebanyak empat orang telah dinyatakan di rujuk ke RSUP Sanglah Denpasar. Empat orang yang dirujuk yakni PDP 32, PDP 46, PDP 51 dan PDP 53. Dengan dirujuknya empat PDP ini ke RSUP Sanglah, kini RS Pratama Giri Emas merawat 15 warga Buleleng yang hasil swabnya terkonfirmasi positif virus vorona.”Pasien dirujuk supaya bisa mendapatkan perawatan medis yang bersifat lebih intes. Salah satunya ada yang sudah diswab tujuh kali, namun hasilnya positif terus, sehingga perlu dapat penanganan yang lebih intes,”terangnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top