Pasukan Ditlantas Polda Bali Bubarkan Balapan Liar

DENPASAR-fajarbali.com | Maraknya aksi balap liar atau trek-trekkan, pasukan Direktorat Lalu Lintas Polda Bali menurunkan personel untuk melakukan patroli sekaligus razia di wilayah Denpasar, Sabtu (20/1/2018) malam. Puluhan pengendara motor ditindak karena tidak punya SIM dan STNK serta  tidak mengenakan helm dan kedapatan mabuk-mabukkan.



Kegiatan razia ini dipimpin oleh Kabag Binops Ditlantas Polda Bali, AKBP I Made Rustawan, S.H., M.H., dengan melibatkan 62 personel terdiri dari 36 personel Ditlantas dan 26 personel Ditsabhara. Sasaran razia ini dimulai dan pendeteksian oleh Unit PJR guna melacak lokasi tempat nongkrong anak muda yang terindikasi melakukan balapan liar di jalanan.

“Patroli dibagi menjadi tiga beat. Yakni beat pertama menyusuri Jalan Cargo, Buluh Indah dan Mahendradata. Beat kedua, patroli melewati Jalan Gatot Subroto, Kerobokan dan Simpang Lio. Terakhir, Unit PJR menyisir jalur di daerah Renon hingga Jalan Teuku Umar Barat,” jelas AKBP Rustawan, Minggu (21/1/2018).

Namun, hingga pukul 23.00 Wita, Unit PJR belum menemukan adanya indikasi akan ada balap liar yang dilakukan oleh anak remaja. Selanjutnya, seluruh personel bergeser ke wilayah Jalan Gatot Subroto Barat. Nah, dari kegiatan itu, petugas berhasil menindak 31 pelanggar dengan barang bukti 9 unit sepeda motor, 3 SIM dan 19 STNK.

“Pelanggaran didominasi oleh anak-anak muda yang tidak menggunakan helm, bahkan ada beberapa orang kedapatan dalam kondisi mabuk,” terangnya.

Ditegaskannya, pihaknya tetap mengedepankan pola preemtif dan preventif untuk mencegah aksi balapan liar. Kepolisian sendiri akan menindak tegas jika pelaku balapan liar tidak mengantongi surat-surat kelengkapan kendaraannya.

“Tetap kami imbau, agar tidak melakukan trek-trekan. Tetapi kalau tidak bawa STNK atau SIM ya tetap ditindak,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, S.H., S.I.K. mengungkapkan, kegiatan ini merupakan respon Ditlantas Polda Bali dalam menyikapi perkembangan situasi bahwa di Bali mulai ada geng motor. Selain itu, Ditlantas juga menerima keluhan dari masyarakat tentang adanya trek-trekan di wilayah Denpasar.

“Kami secara intensif akan melakukan upaya-upaya untuk menghilangkan kegiatan negatif itu. Saya juga sudah perintahkan para Kasat Lantas Polres Jajaran Polda Bali untuk menggelar kegiatan yang sama, terutama pada malam minggu,” terangnya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Nongkrong Sambil Pesta Miras, Puluhan ABG Ditindak Tegas

Ming Jan 21 , 2018
DENPASAR-fajarbali.com | Puluhan remaja nongkrong melewati batas waktu dan pesta miras jenis arak dan tuak di Jalan Pulau Serangan, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (21/1/2018) dini hari, ditindak tegas tim Sabata Polda Bali berupa push up, lari dan jalan jongkok. Bahkan ada beberapa ABG yang kedapatan sedang mabuk minta maaf dan […]