DENPASAR-fajarbali.com | Pemerintah Kota Denpasar terus memberikan perhatian dan penanganan terhadap warga terdampak kebakaran di Jalan Nakula, Desa Pemecutan Klod. Selain memastikan proses pemadaman berjalan maksimal, Pemkot Denpasar melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga bergerak memberikan layanan kesehatan, bantuan logistik, makanan, hingga pendampingan psikososial bagi para korban.
Penanganan warga terdampak dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta OPD terkait lainnya. Pemeriksaan kesehatan juga diberikan secara berkala, khususnya bagi warga yang terdampak paparan asap selama kejadian kebakaran.
Dinas Sosial Kota Denpasar juga terus melakukan pendataan dan pemantauan terhadap keberadaan warga terdampak, termasuk mereka yang memilih mengungsi sementara di rumah kerabat. Pendataan tersebut dilakukan agar bantuan tetap dapat disalurkan dan tidak ada warga terdampak yang luput dari perhatian pemerintah.
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Gusti Ayu Laxmy Saraswati, didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial I Gusti Ketut Sudiatmika, mengatakan hingga saat ini tercatat sebanyak 85 kepala keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Pada tahap awal semua warga terdampak telah dievakuasi. Meski warga terdampak merupakan warga luar Denpasar, bantuan kemanusiaan tentu tetap kami jalankan terhadap musibah yang terjadi,” ujar Laxmy.
Lama menegaskan, pihaknya saat ini masih melakukan asesmen sekaligus pemutakhiran data untuk mengetahui jumlah warga terdampak yang berasal dari dalam maupun luar Bali. Asesmen tersebut juga menjadi dasar dalam menentukan penanganan lanjutan bagi para korban. “Dari hasil asesmen nantinya, untuk warga yang tidak memiliki penunjukan di Denpasar, kami akan pulangkan ke daerah asal,” jelasnya.










