Pansus Raperda RDTR Badung Gelar Raker Pertama

 

Suryananda yang hadir dalam raker tersebut juga mengutarakan dukungan pengembangan Petang. Hanya saja sebelum melangkah pada pengembangan, perlu adanya pemetaan potensi dan perbaikan SDM, sehingga hasilnya maksimal.  

 

Lanang Umbara juga menyampaikan pendapat serupa. Sebab, kondisi Petang saat ini pada posisi dilematis lantaran selain sebagai kawasan konservasi, penyedia air dan lainnya, Petang juga perlu mendapatkan sentuhan agar taraf hidup masyarakatnya berkembang. Namun demikian, dalam pengembangan Petang perlu kehati-hatian. 

 

“Potensi kami di Petang sudah jelas pertanian arti luas, agrowisata, agro industri, karena ini saling berkaitan. Namun, kalau sekarang petani di Badung gambling, dari menanam hujan-hujanan ketika panen dimainkan oknum tengkulak. Bahkan, 70 persen hasil pertanian dinikmati tengkulak, sehingga di Petang itu sangat kapok menjadi petani, padahal kita punya potensi,” terangnya.

 

Untuk itu, Lanang Umbara mendukung program pembangunan agrowisata dan agroindustri untuk memotong keberadaan tengkulak. “Kita harus membuka agroindustri untuk memotong rantai tengkulak ini, tapi industri tidak sekala besar, tidak merusak lingkungan,” pungkasnya.(put).

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top