New Normal Mulai Diterapkan, Pasar Oleh-oleh Khas Bali Lakukan Persiapan

 

Disinggung soal penerapan era new normal di pasar oleh-oleh khas Bali, Ayu Saraswati menerangkan, dalam menyongsong era baru ini, Krisna Oleh-oleh Bali telah melakukan berbagai persiapan bahkan 5 dari 32 outlet Krisna Oleh-oleh Bali sudah mulai dibuka sejak 22 Juni yang lalu. Protokol kesehatan covid-19 pun diterapkan secara ketat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh karyawan dan pengunjung.

 

"Kita sudah terapkan protokol kesehatan bagi seluruh karyawan dan pengunjung dengan selalu mengingatkan untuk wajib cuci tangan sebelum masuk toko, wajib menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh, serta menerapkan physical distancing saat memilih barang maupun saat proses pembayaran di kasir," paparnya.

 

Ia juga mengaku selama penutupan seluruh outlet Krisna Oleh-oleh Bali banyak klien termasuk pihak travel agent dari luar Bali menanyakan kapan Krisna Oleh-oleh Bali akan dibuka kembali. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat luar Bali sudah rindu untuk berkunjung ke Bali, sebab Krisna Oleh-oleh Bali sendiri tidak melayani penjualan secara online.

 

"Komitmen ini kami lakukan agar wisatawan yang ingin berbelanja oleh-oleh khas Bali agar datang langsung ke Bali sehingga pergerakan ekonomi dari pariwisata bisa dirasakan oleh semua pihak. Namun, kami tak menampik bahwa di masa pandemi ini ada beberapa klien kami meminta untuk dikirimkan barang dan tetap kami layani, tetapi penjualan online dalam skala besar tidak kami lakukan," ujarnya.

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top