“Saat itu, moda transportasi online mulai ramai dikenal masyarakat, saya pun harus cepat beradaptasi sesuai perkembangan zaman dimana teknologi dapat mempermudah siapa saja dan akhirnya saya memutuskan untuk bergabung menjadi mitra pengemudi GrabCar pada 2016,” ungkap Alex.
Perlahan perubahan dalam mendapatkan penghasilan dialami oleh Alex saat bergabung di ekosistem Grab. “Awal bergabung, pertama yang saya rasakan adalah peningkatan dari segi pendapatan. Wisatawan yang berkunjung ke Bali pun juga lebih mudah dan senang Ketika menggunakan layanan transportasi online. Cukup pesan lewat aplikasi dan menunggu di hotel maupun villa, tidak perlu menyetop taksi di pinggir jalan,” ucap Alex.
Berbagai inovasi yang dihadirkan Grab saat pandemi, seperti layanan GrabProtect, juga membantu Alex untuk meningkatkan pendapatannya. “Di awal pandemi, banyak masyarakat yang takut untuk berpergian ke luar rumah, sehingga terkadang dalam seminggu saya hanya dapat satu kali pesanan saja. Beruntungnya, pihak Grab saat itu bertindak cepat dengan menyediakan layanan GrabCar Protect, sehingga masyarakat tidak perlu takut lagi ke luar rumah dan menggunakan GrabCar,” pungkasnya.(Sud)










