Delegasi GSVI diajak melihat langsung bagaimana sekolah-sekolah di Bali memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan materi pembelajaran. (Tha)
DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Dalam rangka memajukan pendidikan nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mengadopsi inovasi teknologi untuk memastikan pendidikan di Indonesia tetap adaptif dan relevan terhadap perkembangan zaman sehingga sesuai dengan kebutuhan murid. Langkah ini membuka peluang besar bagi para pendidik di Bali untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan akses teknologi yang disediakan pemerintah, sehingga mampu mendorong praktik pengajaran yang lebih kreatif, terukur, dan inklusif.
Dalam kunjungan sekolah sebagai bagian dari program Gateways Study Visit Indonesia (GSVI) 2024, delegasi internasional diajak melihat langsung bagaimana sekolah-sekolah di Bali memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan materi pembelajaran, mengelola sekolah dengan lebih efektif, dan memberikan murid akses yang lebih luas terhadap inovasi pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN 9 Padangsambian, Ni Putu Devi Wahyuni, menjelaskan dampak positif platform teknologi bagi guru dan murid. "Dulu, guru-guru hanya mengandalkan buku teks sebagai acuan utama pengajaran. Namun setelah menggunakan Platform Merdeka Mengajar, kami menemukan banyak metode pengajaran yang variatif dan menyenangkan, termasuk pembelajaran terdiferensiasi dan asesmen yang beragam. Teknologi ini mendorong para guru untuk lebih kreatif dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Hasilnya, anak-anak lebih antusias belajar dan prestasi mereka pun meningkat," ungkapnya.











