DENPASAR, Fajar Bali – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas bisnis perbankan berbasis ekosistem di Bali. Ekspansi ini menyasar tiga sektor strategis, yakni industri pariwisata, pasar tradisional, dan desa wisata, melalui tiga kerja sama strategis yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Sanur, Jumat (9/10/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi BTN menuju true consumer bank dengan memperkuat layanan transaksi digital, penghimpunan dana, serta pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Dua kerja sama dilakukan secara tripartit antara BTN, PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), dan Bali Tourism Board (BTB) serta Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng. Sementara itu, kerja sama lainnya dijalin BTN dengan Desa Wisata Penglipuran untuk mengembangkan layanan perbankan, pemberdayaan masyarakat, dan program keberlanjutan.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, sektor pariwisata memiliki dampak ekonomi yang luas karena berkaitan dengan berbagai bidang usaha, mulai dari transportasi, akomodasi, perdagangan, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bali dinilai menjadi salah satu pasar strategis bagi BTN untuk mengembangkan bisnis perbankan yang terintegrasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pada triwulan II-2026, perekonomian Bali tumbuh 5,78 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Sementara itu, sektor akomodasi dan makan minum berkontribusi 21,91 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Bali.









