Melalui kerja sama dengan BTB dan MKP, BTN berpeluang memperluas layanan perbankan kepada pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam sembilan asosiasi di Bali. Kolaborasi ini mencakup penjajakan digitalisasi pembayaran Pungutan Wisatawan Asing (PWA) serta pengembangan aplikasi digital bagi ekosistem koperasi BTB yang dilengkapi layanan pembayaran dan promosi destinasi wisata.
Ketua Bali Tourism Board Ida Bagus Agung Partha Adnyana menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, pengembangan pariwisata Bali perlu memperhatikan kualitas pengalaman wisatawan sekaligus manfaat ekonomi yang diterima masyarakat.
“Kita tidak bisa melihat hanya dari jumlah kunjungan lagi, tetapi juga dari kualitas pengalaman wisatawan, peningkatan nilai ekonomi, pelestarian budaya dan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di sektor perdagangan, BTN bersama Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng dan MKP akan mengembangkan digitalisasi transaksi pasar rakyat, yang dimulai dari Pasar Banyuasri.
Kerja sama ini mencakup pengembangan pembayaran digital bagi pedagang, pengelolaan transaksi parkir dan retribusi, serta perluasan akses layanan perbankan. Digitalisasi tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan pasar sekaligus memudahkan pedagang dan pengunjung dalam bertransaksi.
Direktur Utama Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng I Ketut Mas Angarta Tenaya mengatakan, penerapan teknologi digital telah memberikan manfaat dalam pengelolaan pasar, termasuk melalui penggunaan sistem parkir elektronik.










