GrabAds: Masyarakat Makin Eksploratif Pilih Produk F&B, Brand Perlu Menangkan “Top of Mind” dan “Top of Cart”

IMG-20261009-WA0006
Roy Nugroho, Director of Commercial, Grab Indonesia, berinteraksi dengan audiens saat memaparkan insight dari GrabAds mengenai consumer behaviour masyarakat dalam F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026 di Jakarta, Kamis (8/10, lalu. [foto: fb/ist]. 

● Sebanyak 79% pesanan GrabFood diawali dengan eksplorasi berbagai pilihan, bukan pencarian langsung.

● Heavy users GrabFood rata-rata memesan dari 62.8 merchant yang berbeda dalam setahun, dengan lebih dari 40% pesanan berasal dari merchant yang belum pernah dipesan dalam 12 bulan sebelumnya

● Konsumen yang terpapar iklan GrabAds di GrabFood tercatat hingga 61% lebih mungkin mencari brand yang sama dalam bulan tersebut.

DENPASAR-fajarbali.com | Sebelum memesan produk makanan dan minuman secara online, konsumen Indonesia kini lebih banyak menjelajah berbagai pilihan daripada langsung melakukan pencarian. 

Data GrabAds menunjukkan 79% pesanan GrabFood diawali dengan eksplorasi berbagai pilihan, sehingga, brand F&B kini perlu memenangkan perhatian konsumen sejak tahap awal eksplorasi hingga keputusan pembelian. 

Hal ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam F&B Forward: GrabAds Marketing Summit 2026, sebuah forum kolaboratif dari GrabAds yang mempertemukan marketers serta business leaders di industri F&B di Indonesia untuk membahas perubahan consumer behaviour serta bagaimana consumer insight dapat memengaruhi cara brand melakukan strategi pemasaran untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

Data Kementerian Perindustrian menunjukkan bahwa industri makanan dan minuman di Indonesia terus bertumbuh dengan nilai PDB tumbuh 6,7% sepanjang semester I 2026. 

Sementara itu, pertumbuhan ekosistem kuliner digital juga tercermin dari kinerja Grab di Asia Tenggara. Pada kuartal II 2026, nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Value/GMV) pada segmen layanan pengantaran, termasuk GrabFood dan GrabMart, tumbuh sebesar 24% di Asia Tenggara dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (constant currency basis). 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top