“Membantu Melihat Dunia”, Satu Tahun Kepengurusan BEM UNR 2022-2024

Kakek

Perbekel Desa Peguyangan Kangin, I Wayan Susila menyampaikan terima kasih atas pemeriksaan mata gratis untuk masyarakat umum ini. "Kami sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan masyarakat kami," ujarnya.

Ketua JFF Indonesia, Gede Bingin mengungkapkan, masyarakat yang ada di daerah Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) angka kebutaan akibat katarak cukup tinggi.

Menurutnya, penanganan permasalahan katarak perlu didukung bersama. Karena, katarak menjadi penyebab kebutaan nomor satu di dunia. 

Untuk di Bali sendiri, lanjut dia, angka penderita katarak cukup tinggi. Syukurnya, saat ini menurun seiring dengan meningkatnya pelayanan kesehatan hingga ke desa-desa.

Bingin menjelaskan, penanganan katarak harus dilakukan dengan cara operasi. Karena, lensa mata mengalami kekeruhan, sehingga perlu dibersihkan. "Operasinya hanya 12 menit," pungkasnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Gede Wirata, S.Sos., SH., MAP., mengungkapkan rasa bangganya atas inisiatif BEM. Selama satu, menurut Wirata, BEM UNR telah mengimplementasikan program kerjanya dengan baik.

"BEM 2022-2024 telah melakukan kerja-kerja nyata yang berdampak pada masyarakat, seperti donor dan pelayanan kesehatan mata. Di bidang olah raga menggelar tenis meja cup. Ada juga kegiatan akademik seperti seminar nasional," kata Wirata.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top