Memastikan Komitmen Kebijakan KB di Hari Kontrasepsi Sedunia 2025

IMG-20250925-WA0002
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji (kiri) bersama Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. Dr. Komaruddin, M. Si. 

DENPASAR-fajarbali.com | Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia tahun 2025, tiga institusi membangun kolaborasi dengan menggelar satu pertemuan strategis bertajuk Diskusi Pakar, guna memastikan komitmen kebijakan dan pembiayaan KB berjalan berkelanjutan.

Empat hari sebelum Hari Kontrasepsi Sedunia diperingati di lebih dari 70 negara, diskusi itu digelar di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 22 September 2025.

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, UNFPA (Dana Kependudukan PBB) Indonesia dan UNJ berada dibalik penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh di setiap 26 September bertujuan meningkatkan kesadaran global mengenai pentingnya akses kontrasepsi yang merata, aman, dan terjangkau. Melalui diskusi ini, Indonesia mempertegas komitmennya dalam memperkuat program Keluarga Berencana (KB) sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.

Untuk itu, tema peringatan yang diangkat adalah “Investasi Pembangunan Manusia untuk Indonesia Emas 2045: Memastikan Komitmen Kebijakan dan Pembiayaan KB Berkelanjutan”. Tema ini selaras dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana pembangunan manusia ditempatkan sebagai prioritas utama.

Acara ini bertujuan menyatukan persepsi para pemangku kepentingan tentang kebijakan dan pembiayaan KB sebagai investasi jangka panjang. Diskusi berlangsung dengan melibatkan pakar nasional dan internasional, akademisi, serta perwakilan kementerian/lembaga.

Keluarga sebagai Pusat Pembangunan

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top