Wididana mengatakan mengenal kedua tokoh ini sejak sebelum ada cita-cita menjadi anggota DPRD Klungkung yang kini diteruskan menuju kursi Bupati Klungkung. Loyalitasnya membantu masyarakat dengan bisnis properti yang sukses digeluti adiknya Ketut Leo, bisa membangun dan membantu masyarakat di Nusa Penida dan di Klungkung daratan.
Sementara Nyoman Sadru, salah seorang pengempon di Pura Sad Kahyangan Penida, bercerita menjadi saksi kerja keras kakak beradik ini, hingga selanjutnya didorong untuk maju ke DPRD Klungkung dan sukses pada periode 2019-2024 dan lolos lagi di Pileg 2024.
“Sejak awal Made Satria sudah membantu warga di Nusa Penida baik pembangunan, dan lapangan kerja. Hingga gayung bersambut keinginan masyarakat agar beliau maju menjadi Bupati Klungkung disetujui kami siap memenangkan, ratakan total,” ungkap Sadru.
Dengan sikap santun dan tulis ikhlas dalam membantu masyarakat selama ini, masyarakat menilai kepemimpinan I Made Satria dan Tjok Surya diyakini tidak akan ada korupsinya. Sehingga, kesejahteraan masyarakat Klungkung dan keseimbangan pembangunan akan terjamin selama pasangan yang mendapat nomor urut 2 ini menang.
Seperti warga Sebunibus, Nusa Penida Pande Wayan Guna Sesana (Yan Guna) menilai dari loyalitas kemasyarakat I Made Satria tercatat tidak pemilih orangnya asalkan minta bantuan pasti akan dibantu.
“Jika pak Made tidak bisa, diteruskan ke adiknya pak Ketut Leo, misalnya ada warga miskin anaknya sangat ulet dan minat menjadi polisi atau bekerja ke kapal pesiar keluarga inilah yang membantu, keluarga ini tidak perlu anggaran Negara dulu untuk dibagikan, tapi murni hasil keringat menjadi pengusaha yang tanpa segan dipotong untuk beryadnya,” jelas Yan Guna.










