Lari Sosial dan Potensi Ekonomi Komunitas di Bali, Pererenan Jadi Contoh Sinergi Pariwisata, Investasi, dan Masyarakat Lokal

IMG-20250720-WA0000
BREIG Social Run 2025.

“Kami menjalankan usaha di bidang pariwisata, hospitality, dan pengembangan properti. Kami percaya Bali dan Indonesia memiliki masa depan cerah,” kata Nikita.

Menurutnya, setiap tahun pertumbuhan kunjungan ke Bali mencapai lebih dari 20 persen. Hal ini membuat infrastruktur semakin berkembang dan menambah minat investor.

“Semakin banyak orang tertarik, semakin terlihat bahwa Bali aman, menarik, dan terus berkembang,” ujarnya.

Dampak Langsung ke Warga Lokal

Bagi Nikita, investasi bukan hanya soal properti dan pariwisata semata. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan secara langsung.

“Semakin banyak investasi, semakin besar minat dari berbagai pihak untuk datang. Dan masyarakat lokal juga mendapat manfaat. Ini menciptakan pekerjaan baru, kesempatan usaha, dan memperkuat jaringan sosial,” jelasnya.

Dalam acara BREIG Social Run ini, puluhan pelaku usaha lokal menjadi sponsor. Mulai dari usaha makanan sehat, produk UMKM, sampai pusat kebugaran.

“Kami senang karena acara ini bisa mengenalkan usaha lokal kepada peserta. Itu bisa menarik lebih banyak pelanggan dan memperluas jangkauan bisnis mereka,” tambahnya.

Optimisme yang Menular

Nikita yang telah tinggal di Bali sejak 2016 menyatakan optimismenya terhadap masa depan pulau ini. Ia melihat Bali tak hanya sebagai destinasi liburan, tetapi juga tempat tumbuhnya komunitas global yang sehat dan inklusif.

“Bali berkembang dari tahun ke tahun, tapi masih banyak tempat yang belum dikenal. Tempat-tempat itu sangat indah dan menarik. Ini adalah awal yang baik untuk pengembangan masa depan,” ucapnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top