Lantern Festival, Pererat Kerja Sama TCI Unud dengan Poltekpar Bali

e4c24ddb-9087-4422-97e2-6c10964be6f7

Penampilan barong sai menyemarakkan Lantern Festival 2024.

Pihaknya memang menyasar sekolah-sekolah tinggi pariwisata untuk meningkatkan kompetensi sivitas akademikanya, khususnya dalam menguasai bahasa Mandarin, mengingat kunjungan wisatawan China ke Bali sangat tinggi.

Pasca-Covid-19, pada kuartal I tahun 2024, wisatawan asal China tercatat menduduki posisi kedua setelah Australia. Sendra berpendapat, hal ini membuktikan recovery wisatawan China sudah pulih setelah pandemi.

Meski demikian, ia mengingatkan, hubungan pariwisata Bali dengan China sempat ‘terganggu’ oleh beberapa persoalan di tahun 2019, meski sudah diatensi oleh pemerintah dengan menandatangani MoU.

Sendra menegaskan, pariwisata China berbasis teknologi, sehingga Indonesia wajib mengimbanginya agar tidak dijadikan ‘bulan-bulanan’ seperti peristiwa tahun 2019 lalu.

Sehingga pihaknya terus berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) baik di tataran lembaga pendidikan dan non formal, contohnya dengan memberikan pelatihan bahasa Mandarin kepada 85 orang pramuwisata/guide.

“Kami pilih guide-guide asli Bali (untuk diberikan pelatihan bahasa Mandarin-red) yang paham adat budaya Bali. Kami yakin kalau guide Bali tidak mungkin tega menodai kebudayaannya sendiri. Sehingga saat meng-handle tamu, mereka bisa memberi penjelasan dengan benar,” kata Sendra, didampingi Direktur China TCI Prof. Tao Xian Guang.

Pada kesempatan yang sama Wakil Direktur I Poltekpar Bali Dr. I Gusti Agung Gede Witarsana, S.ST.Par., MM., CHE., menyebut, institusinya mengusung visi misi berstandar internasional, sehingga kolaborasi dengan TCI F. Par Unud merupakan langkah pengembangan kapabilitas Sivitas Poltekpar Bali.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top