Kondisi Lingkungan Makin Buruk, Parta Minta Kampus “Teriak”

parta

Foto: I Nyoman Parta menjadi narasumber Kuliah Umum "Mewujudkan Kesadaran dalam Merawat Lingkungan Melalui Gerakan Biopori dan Eco Enzym" yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Ngurah Rai (Fishum UNR), Selasa (26/7/2023).

 

DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali I Nyoman Parta, membeberkan kondisi lingkungan di Bali semakin buruk. Mulai dari pencemaran lingkungan, pengelolaan sampah hingga pantai.

Untuk itu, dia mengajak warga kampus untuk berani "berteriak" mengkritisi persoalan ini agar Bali benar-benar menjadi pulau "mahal".

Demikian dikatakannya saat menjadi narasumber Kuliah Umum "Mewujudkan Kesadaran dalam Merawat Lingkungan Melalui Gerakan Biopori dan Eco Enzym" yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Ngurah Rai (Fishum UNR), Selasa (26/7/2023).

Dalam kuliah umum yang dihadiri perwakilan mahasiswa dari semua program studi dan sejumlah pegiat lingkungan ini, Parta menyayangkan minimnya kesadaran individu dalam menjaga lingkungan.

Misalnya, penggunaan kantong plastik sekali pakai yang makin marak selama pandemi. Diduga plastik-plastik pembungkus makanan/barang itu berasal dari belanja online. Ini menandakan perilaku masyarakat semakin konsumtif.

Bali, kata Parta, satu-satunya pulau di dunia yang dikelilingi laut dan punya empat tandon air, yakni Danau Buyan, Tamblingan, Beratan dan Batur. Tapi anehnya, Bali mengalami defisit air sekitar 366 juta kubik per tahun.

Yang memprihatinkan lagi, hasil riset memprediksi, Danau Buyan akan hilang tahun 2026 jika tidak dirawat dengan baik. Sejak dibuka menjadi obyek wisata camping kondisinya makin parah karena perilaku oknum pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top