Pada tahun 2018, Fu Shou membuka cabang pertamanya di Ubud, menghadirkan hidangan nostalgia masa kecilnya kepada masyarakat Bali. Kesuksesan ini mendorong pembukaan cabang kedua di Dewi Sri pada tahun 2022.
Nama Fu Shou diambil dari “Tiga Dewa” dalam budaya Tiongkok, yang melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan umur panjang hingga nilai-nilai yang tercermin dalam misi jenama ini. Filosofi Fu Shou berakar pada keaslian, sehingga setiap hidangan dibuat dengan bahan segar, tanpa pengawet, dan menggunakan ayam kampung serta bahan-bahan lokal.
Komitmen Fu Shou terhadap keberlanjutan juga sejalan dengan nilai-nilai Conrad Bali. Kedua jenama ini menekankan pengelolaan limbah makanan yang bertanggung jawab, memaksimalkan penggunaan setiap bahan untuk menciptakan hidangan lezat dengan dampak lingkungan minimal.
Perayaan Tahun Baru Imlek di Conrad Bali menghadirkan pengalaman istimewa bagi para tamu untuk menikmati hidangan khas Tiongkok tradisional yang dibuat dengan cinta. Mulai dari cita rasa autentik Fu Shou pada hidangan prasmanan saat sarapan hingga santapan eksklusif di malam Tahun Baru Imlek, setiap pengalaman dirancang dengan cermat untuk menghormati dan merayakan tradisi yang kaya akan makna.
“Kami sangat antusias melanjutkan tradisi merayakan Tahun Baru Imlek dengan kolaborasi luar biasa bersama jenama lokal. Komitmen Fu Shou terhadap keaslian, kualitas bahan, dan keahlian kuliner selaras dengan nilai-nilai kami, dan kami bangga menghadirkan hidangan mereka kepada para tamu di musim perayaan ini,” ucap Director of Food & Beverages Conrad Bali, Nicole Gasko. (M-001/rl)










