Peserta didorong untuk mampu merancang strategi ekspor yang berkelanjutan dan diharapkan dapat menjadi penggerak dalam mendorong UMKM Indonesia untuk naik kelas serta menjadi pelaku aktif dalam perdagangan internasional.
“Astra percaya bahwa kolaborasi strategis antara Astra dan Kementerian Perdagangan RI melalui program Astra Export Champion: UMKM ”BISA” Ekspor, merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem ekspor yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas, pemenuhan standar kualitas dan akses ke pasar global ini diharapkan dapat semakin meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.
Program Astra Export Champion: UMKM ”BISA” Ekspor, sejalan dengan program Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra yang sudah dibangun sejak tahun 2013, salah-satunya bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan pendekatan pengembangan Produk Unggulan Kawasan Desa (Prukades).
Hingga saat ini, Astra telah membina 1.515 desa dan kampung di 35 provinsi di Indonesia, dan berhasil menjual produk unggulan desa ke pasar internasional dengan nilai valuasi ekspor sebesar Rp349 miliar.
Pembinaan pengembangan produk UMKM turut dilakukan Yayasan Astra yang berfokus pada pembinaan UMKM, yaitu Yayasan Dharma Bhakti Astra yang merupakan salah satu dari sembilan Yayasan di bawah naungan Astra dan telah memberikan pembinaan kepada 13.663 UMKM di Indonesia dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 75.451 orang.










