Kobarkan Semangat Eliminasi TBC 2030, Buleleng Bergerak Masif Lewat Desa dan Kelurahan Siaga

rpz
Pelaksanaan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis secara daring

BULELENG-fajarbali.com | Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, terus memacu langkah nyata dalam menekan penularan Tuberkulosis melalui gerakan kemasyarakatan berkesinambungan. Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng menggelar Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis (TBC) secara daring via Zoom, Senin (21/9/2026), bersama seluruh puskesmas, perwakilan 148 pemerintahan desa/kelurahan, SKPD terkait, TP PKK, unsur FORKOM Desa/Kelurahan  dan para Camat sebagai bagian dari strategi memperkuat garda terdepan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Ni Nyoman Mertiasa, yang hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan, menegaskan pentingnya konsistensi seluruh elemen wilayah dalam merespons ancaman penyakit menular ini.

“Percepatan penanganan TBC tidak bisa lagi dilakukan dengan pola biasa. Kita membutuhkan komitmen kuat hingga ke tingkat desa dan kelurahan melalui penguatan kader serta legalitas pembentukan tim siaga," ujar Mertiasa saat memberikan arahan dalam pertemuan tersebut.

Lebih lanjut Mertiasa menekankan bahwa penguatan kader di lapangan menjadi kunci utama deteksi dini dan pendampingan pasien hingga sembuh total. Namun, efektivitas peran kader sangat bergantung pada payung hukum di tingkat lokal melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Kepala Desa atau Lurah tentang Pembentukan Tim Siaga TBC. Penerbitan SK ini dinilai strategis untuk menjamin kepastian kerja, alokasi dukungan, serta integrasi program kesehatan desa secara berkelanjutan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top