
DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tahun 2025 ini, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar, kembali melanjutkan program Kuliah Kerja Nyata Interprofesional Education (KKN IPE) di 23 desa/kelurahan tersebar di Kabupaten Buleleng, Bangli dan Klungkung.
KKN tahun ini diikuti oleh 831 mahasiswa yang terdiri dari 400 mahasiswa D3 dan 431 mahasiswa sarjana terapan dari enam jurusan, di antaranya keperawatan kebidanan, kesehatan gigi, tehnologi laboratorium medik, gizi, dan kesehatan lingkungan.
Sebelum diterjunkan ke lokasi, para peserta mengikuti pembekalan yang berlangsung secara hybrid, Selasa (14/1/2025).
Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Dr. Sri Rahayu, S.Kep., Ners., S.Tr.Keb., M.Kes menyampaikan pembekalan tentang etika dan tata krama selama mahasiswa berada di lokasi KKN.
Kemudian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali terkait kesiapsiagaan bencana.
Dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bali, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar, FPRB Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, serta kepala dinas kesehatan tiga kabupaten tempat penyelenggaraan KKN.
Ketua KKN IPe 2025 Poltekkes Denpasar Dr. Komang Ayu Henny Achjar. SKM. MKep. Sp.Kom., menjelaskan, tahun ini merupakan tahun terakhir pelaksanaan KKN di 3 Kabupaten, yaitu Buleleng, Bangli dan Klungkung.
Sehingga tema yang diusung masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni ”Sinergisme KKN IPE dalam Mewujudkan Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer’.










