Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit.
Program pemberdayaan masyarakat juga diwujudkan melalui pemanfaatan potensi lokal di bidang peternakan dan pertanian.
Mahasiswa dari jurusan gizi memperkenalkan inovasi pangan berbasis bahan lokal berupa ikan lele sebagai sumber protein hewani dan nasi sebagai sumber karbohidrat utama.
Bahan-bahan tersebut dikreasikan dengan konsep pangan modern berbentuk onigiri yang diberi nama “CAFONI”. Melalui demonstrasi pembuatan CAFONI, kader balita dan ibu rumah tangga didorong untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan sehat dan bernilai gizi.
Kegiatan KKN-IPE tidak hanya menyasar masyarakat dewasa, tetapi juga remaja, anak sekolah, dan balita.
Kegiatan berupa edukasi kesehatan antara lain penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, kesehatan lingkungan, gizi seimbang, dan kesehatan mental menyasar anak sekolah dasar dan sekolah menengah tingkat pertama. Kegiatan edukasi dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 26 dan 27 Januari 2026.
Setiap kegiatan diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test. Kegiatan pada hari pertama berupa edukasi kesehatan mental, yang dilaksanakan di SMPN 6 Mengwi dan hari ke dua, edukasi kesehatan gigi dan mulut, kesehatan lingkungan, serta gizi seimbang yang dilaksanaka di SDN 2 Kekeran.
Dilaksanakan juga edukasi dismenore di SMPN 6 Mengwi. Kegiatan berhasil menarik minat sasaran yang ditunjukkan dalam antusias siswa dalam mendengarkan edukasi yang berikan dan aktif dalam melakukan kegiatan tanya jawab.










