"Langkah mitigasi berikutnya adalah segera melepas semua beban ekstra dan gunakan kunci tunggal. Sebagai pengaman tambahan, pengendara bisa mengikatkan tali lanyard panjang ke spion atau stang agar kunci tidak hilang jika terlempar keluar saat melewati jalan berlubang. Pengendara juga diimbau untuk memposisikan kunci dengan benar, yakni memastikan anak kunci masuk sepenuhnya sebelum diputar ke posisi ON tanpa memaksanya jika terasa seret," kata Hendra.
Selain tindakan mitigasi, perawatan rutin pada mekanisme kunci kontak sangat penting untuk menjaga kinerjanya tetap mulus. Pemilihan bahan pelumas harus dilakukan dengan cermat agar tidak memicu timbunan kotoran. Pengendara disarankan menghindari pelumas berbasis minyak, oli, atau gemuk cair karena sifatnya yang mudah mengikat debu hingga menjadi lumpur penyumbat.
"Untuk perawatan, gunakan pelumas kering berbahan dasar serbuk grafit atau silicone spray khusus kelistrikan. Pengendara juga bisa memanfaatkan serbuk ujung pensil 2B yang dioleskan ke anak kunci untuk menjaga kelancaran mekanisme internal," jelas Hendra.
Pengendara sepeda motor Honda juga disarankan untuk secara konsisten memanfaatkan fitur Secure Key Shutter setiap kali memarkirkan kendaraan. Fitur pelindung magnet ini sangat krusial untuk memblokir debu halus serta mencegah masuknya air yang berpotensi memicu keausan material kuningan. Selain itu, menyemprotkan udara bertekanan kompresor ke dalam lubang kunci setelah mencuci motor atau menerjang hujan lebat efektif untuk mencegah karat dan korsleting kelistrikan.










