Pemeriksaan kesehatan gratis untuk penderita hipertensi dan diabetes melitus.
‘’Kami kumpulkan para kader lansia, keluarga dan penderita untuk mendapatkan penyuluhan penyakit tidak menular, demo menu diet sehat bagi penderita hipertensi dan diabetes, terapi komplementer senam kaki serta pemeriksaan kesehatan seperti gula darah, tensi, kolesterol, asam urat dll. jelas Henny didampingi anggota pengabdi; Dr. Djamaluddin Ramlan, SKM, M.Kes., Dr. Sri Rahayu, SKp Ns, S.Tr.Keb, M.Kes., Dr. Agus Sri Lestari. Skep. Ns.MErg., I Ketut Gama. SKM. Mkes., Dr. Ni Komang Wiardani , SST. M.Kes., serta Dr. drg I Gusti Agung Ayu Dharmawati, M. Biomed.
Henny mengingatkan, masyarakat untuk tidak menganggap sepele hipertensi dan diabetes. Menerapkan pola hidup bersih dan sehat, olahraga teratur, menghindari stress merupakan cara efektif untuk mencegahnya. Dipilihnya tema kearifan lokal, menurutnya karena Bali pada umumnya sangat kaya dengan potensi kelompok agregat yang bisa diberdayakan, tak terkecuali di Desa Tibubeneng.
“Di sini ada Sekaa Teruna Teruni, Kader Lansia, PKK, Paiketan Krama Istri (Pakis), Pecalang dan penderita (diabet dan hipertensi), semua kita libatkan. Istilahnya bergotong royong menangani penyakit tida menular. Apalagi di sini termasuk desa wisata yang menyebabkan warganya sibuk,” jelas Henny.
Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Tibubeneng dan Puskesmas Kuta Utara yang mendukung penuh kegiatannya. Rencananya, Henny dan tim akan merancang poject toilet ramah lansia, kursi dan tripot untuk memudahkan aktivitas penderita hipertensi dan diabet, pembuatan herbal dari produk lokal Bali, terapi komplementer biomassage, akupuntur, terapi musik, herbal dan sebagainya .










