Pembukaan Pengabmas Nasional Program Pengembangan Desa Sehat, mengusung tema “Pemanfaatan Kearifan Lokal Bali Menuju Desa Sehat Wisata Bebas Penyakit Tidak Menular” di Kantor Perbekel Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.
MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Denpasar berkolaborasi dengan Poltekkes Kemenkes Semarang, menggelar Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Nasional Program Pengembangan Desa Sehat, mengusung tema “Pemanfaatan Kearifan Lokal Bali Menuju Desa Sehat Wisata Bebas Penyakit Tidak Menular”.
Pengabdian berlangsung di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, dan dibuka Kepala Desa Tibubeneng I Made Kamajaya, di Kantor Desa setempat, Sabtu (6/7/2024). Kegiatan ini turut didukung Puskesmas Kuta Utara.
Ketua Pengabmas Nasional, Dr. Ns. Komang Ayu Henny Achjar. SKM. M.Kep. Sp.Kom., menjelaskan, pengabdian nasional tersebut bertujuan untuk mengendalikan dua penyakit tidak menular tetapi tergolong “silent killer”, yakni hipertensi dan diabetes melitus (kencing manis). Sasaran dalam pengabdian ini adalah para kader lansia dari 13 dusun/banjar se-Desa Tibubeneng, serta penderita pengidap hipertensi dan diabetes.
Pengabmas ini merupakan tindak lanjut hasil riset seluruh dosen Poltekkes Kemenkes Denpasar sebelumnya. Ditemukan kasus hipertensi dan diabetes melitus cukup tinggi di desa yang pariwisatanya sedang berkembang pesat tersebut. Sehingga pihaknya memfokuskan kegiatan ini sebagai upaya pengendalian sekaligus pencegahan.










