Kebun Raya Bali Hadirkan Harmoni Konservasi, Budaya, dan Kuliner Tradisi Bali Peringati HUT ke 67

IMG-20260715-WA0142
Kebun Raya Bali merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67, jaga alam dengan konservasi

Selain Tari Kecak, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan Gamelan Bali, Tari Pendet, hingga fragmen Ramayana yang semakin menghidupkan kekayaan seni tradisional Bali di tengah bentang alam pegunungan.

Tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni, HUT ke-67 Kebun Raya Bali juga menjadi momentum pelestarian warisan kuliner Bali melalui Ngelawar Fest. Lawar merupakan salah satu kuliner tradisional khas Bali yang selama ini umumnya diselenggarakan dalam berbagai agenda budaya dan festival oleh pemerintah daerah di Bali. 

Untuk pertama kalinya, festival dan kompetisi lawar diinisiasi oleh pihak non-pemerintah, menjadikan Kebun Raya Bali sebagai ruang kolaborasi baru bagi pelaku budaya, komunitas, pelaku UMKM, hingga generasi muda untuk menjaga keberlanjutan kuliner tradisional Bali.

Melalui Festival dan Kompetisi Lawar, para peserta menampilkan keahlian mereka dalam mengolah berbagai jenis lawar dengan tetap mempertahankan cita rasa autentik, filosofi, serta nilai-nilai budaya yang melekat pada hidangan tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah edukasi sekaligus memperkenalkan kekayaan gastronomi Bali kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Melalui kompetisi memasak berbagai jenis lawar, demonstrasi kuliner, hingga tradisi Megibung atau makan bersama, Kebun Raya Bali membuka ruang kolaborasi bagi komunitas budaya, pelaku UMKM, akademisi, dan generasi muda untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan salah satu warisan gastronomi khas Bali. Kegiatan ini diharapkan menjadi media edukasi sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Bali kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top