Kariyasa Bantu Dua Balita Stunting di Desa Patemon

Kariyasa

FOTO: I Ketut Kariyasa Adnyana memberikan bantuan kepada dua balita terindikasi stunting di Desa Patemon, Seririt, Buleleng, Minggu (15/10/2023).

 

SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Di sela Promosi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting di Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Minggu (15/10/2023), Anggota Komisi IX DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana memberikan bantuan langsung kepada dua balita terindikasi stunting di desa tersebut.

Bantuan itu, diharapkan dapat memperbaiki gizi yang bersangkutan sehingga tumbuh menjadi anak sehat, cerdas dan berprestasi. Selain itu, Kariyasa juga memberikan 'door prize' kepada warga yang aktif selama kegiatan.

Meski ada dua kasus balita stunting di Patemon, Kariyasa tetap mengapresiasi program-program perbekel atau kepala desa yang membentuk tim khusus untuk mengawal kondisi kesehatan masyarakatnya.

"Program pemerintah desa sudah bagus, perlu didukung oleh elem masyarakatnya terutama kalangan remaja," jelasnya kepada lebih dari 400 warga setempat.

Dukungan tersebut, menurut dia, bisa diwujudkan dengan menghindari pernikahan di bawah umur. Karena dari hasil riset, anak-anak stunting sebagian besar lahir dari orangtua di bawah umur.

"Gunakan pola 21-25. 21 tahun usia minimal untuk perempuan dan 25 tahun untuk lelaki. Selain itu hindari 4 T (terlalu) yang sudah familiar di telinga kita," pesannya.

Keberhasilan Bali sebagai provinsi dengan prevalensi terendah nasional 8 persen, lanjutnya, patut disyukuri, terlebih prestasi itu dicapai di tengah hantaman Pandemi Covid-19. Angka tersebut wajib diturunkan kembali menjadi zero atau setidaknya 2 persen.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top