Sebagai pengelola aset besar seperti The Nusa Dua, The Mandalika, hingga The Golo Mori, ITDC memikul tanggung jawab besar menciptakan ekosistem investasi yang sehat. Keberhasilan ini sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan kawasan yang bersih dan kredibel.
“Sertifikasi ini juga menjadi bagian dari peta jalan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan. Fokus pada aspek governance atau tata kelola memastikan bahwa pembangunan pariwisata berkelanjutan dapat dicapai tanpa kompromi terhadap nilai-nilai moral,” pungkas Ahmad Fajar.
Ke depan, ITDC berkomitmen terus mengasah kapasitas internal dan memperketat pengawasan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya kolektif ini diharapkan mampu menjaga reputasi pariwisata Indonesia sebagai destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga terpercaya secara bisnis. (M-001)










