Senada dengan hal tersebut, I Made Agus Dwiatmika menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meraih THK-CSR Awards. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program tanggung jawab sosial ini merupakan buah manis dari kerja keras para pemangku kepentingan di kawasan The Nusa Dua. Baginya, dampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat sekitar adalah indikator kesuksesan yang paling hakiki bagi sebuah perusahaan pengelola destinasi.
“Melalui raihan ini, kami di ITDC semakin mempertegas komitmen dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak panjang. Perusahaan tidak hanya fokus pada profitabilitas ekonomi, tetapi juga secara aktif melakukan konservasi budaya dan perlindungan ekosistem. Model pengelolaan seperti ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembang kawasan pariwisata lain di seluruh Indonesia,” ucapnya.
Kawasan The Nusa Dua sendiri selama ini dikenal sebagai prototipe destinasi wisata dunia yang mampu menyandingkan modernitas infrastruktur dengan kearifan lokal. Dengan diraihnya penghargaan "Lifetime Achievement", citra The Nusa Dua sebagai destinasi yang aman, nyaman, dan selaras dengan alam semakin tak tergoyahkan di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ke depannya, ITDC berkomitmen untuk terus menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian nasional melalui inovasi pariwisata yang berkelanjutan. Dengan semangat Tri Hita Karana, perusahaan optimis dapat menghadapi tantangan industri pariwisata global sekaligus tetap menjadi garda terdepan dalam pelestarian nilai-nilai luhur budaya nusantara. (M-001)










