Buleleng Raih dua Penghargaan Tingkat Provinsi Bali

SINGARAJA –fajarbali.com   I  Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab. Buleleng berhasil meraih dua penghargaan bergengsi di tingkat Provinsi Bali. Penghargaan itu yakni Juara I Lomba Perpustakaan untuk Umum (Desa/Kelurahan) dan Juara Harapan II Lomba Bertutur bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar (SD).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, Ketut Suweca saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (17/9). Dijelaskan, proses perjalanan lomba ini cukup panjang. Sebelum ke provinsi, terlebih dahulu kita menyelenggarakan lomba perpustakaan desa dan kelurahan tingkat kabupaten . Dalam lomba tingkat Kabupaten setiap kecamatan diwakili satu perpustakaan desa/kelurahan setempat. Jadi ada sembilan perpustakaan yang menjadi peserta dalam lomba  di tingkat  Kabupaten Buleleng.”Dari proses penilaian itu kita akan melakukan  perengkingan, siapa yang terbaik dan mendapatkan juara di tingkat kabupaten. Nantinya yang mendapat juara I  yang akan kita sertakan dalam lomba di tingkat provinsi. Beruntung kita mendapatkan juara satu di tingkat provinsi yang pada saat itu,  Kabupaten Buleleng diwakili oleh  Perpustakaan Ganesha dari Desa Pengulon Kecamatan Gerokgak,”jelasnya. Sementara itu untuk lomba bertutur, Kadis Suweca menjelaskan, kita menunjuk Made Nesyan Acharya Nandha dari SD No. 4 Kampung Baru untuk mengikuti lomba mewakili Kab.Buleleng di tingkat Provinsi.   Pada kesempatan itu Nesyan berhasil meraih juara harapan II tingkat provinsi. Pihaknya senantiasa memberikan pembinaan, pendampingan dan motivator secara terus menurus agar dirinya bisa termotivasi menjadi yang terbaik.”Jadi yang kita lakukan adalah mendampingi mereka sehingga dari sisi kompetensi SDM, pemahaman terhadap perpustakaan, dari sisi koleksi dan kerjasama  akan kita dorong,  sehingga banyak pihak yang membackup perpustakaan itu sendiri. Karena perpustakaan itu bagaimana bisa bermanfaat bagi sekelilingnya. Misalnya di Perpustakaan Pengulon itu yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk membaca di sela kegiatannya, itu yang namanya perpustakaan bersifat influsi sosial, “ujarnya. Terkait tentang proses penilaian lomba, Suweca menerangkan bahwa tim dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Bali langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penilaian. Di mana lomba ini telah diselenggarakan dari tanggal 2 Agustus 2021 dan  di ikiuti oleh seluruh kab/kota se-Bali. Untuk penyerahan hadiah lomba dilaksanakan pada tanggal 15 September 2021 di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali. Hadiah diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani. Untuk partisipasi lomba di tingkat nasional, Suweca mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengikutinya. Pesertanya pun sama yaitu Perpustakaan Ganesha, tapi belum berhasil. Lebih jauh, Ketut Suweca berharap  dengan keberhasilan ini agar kita selalu semangat untuk membangun, menguatkan dan menjaga kehadiran perpustakaan. Sehingga akan tersedia perpustakaan-perpustakaan yang membuat masyarakat bisa  berkembang tingkat literasinya, kecerdasan dan pengetahuannya dari membaca. W – 008

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Terbentuknya PEKKA di Buleleng Direspon Positif

Sen Sep 20 , 2021
SINGARAJA – fajarbali.com I Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengapresiasi penuh Perkumpulan Atau Persatuan Ibu- Ibu tunggal di Desa Sawan yang bernama Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). PEKKA merupakan perkumpulan kegiatan Ibu-ibu yang bersifat sosial. Suradnyana menyampaikan, Ibu-Ibu berperan sentral mencetak generasi muda berkarakter dalam menyambut bonus demografi Indonesia. ”Bagi saya […]