GIANYAR-fajarbali.com | Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melalui Tim Kerja Peran Serta Masyarakat (Permas) dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) melaksanakan fasilitasi dan pendampingan penyaluran bantuan nutrisi Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) kepada keluarga berisiko stunting (KRS) di Banjar Dangin Jalan, Desa Guwang, Kabupaten Gianyar pada Senin (20/7/2023).
Bantuan disalurkan oleh Orang Tua Asuh (OTA), Owner Klinik Pratama Ubud Care, dr. Ida Bagus Tibu Bening, M.M, kepada salah satu keluarga sasaran, Ni Kadek Balik Julianawati (23), yang saat hamil mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan hingga saat ini masih dalam kondisi KEK serta memiliki bayi usia 13 bulan dari keluarga desil 1–3.
Kegiatan turut dihadiri Penjabat Perbekel Desa Guwang I Nyoman Sarwaedi, S.Sos., M.A.P, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Desa Guwang, Kelian Banjar Dangin Jalan, KKM Desa Guwang, serta Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Tim Kerja Peran Serta Masyarakat mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam mempercepat penurunan stunting.
Melalui sinergi pemerintah, organisasi profesi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, intervensi tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga memastikan keluarga sasaran mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan hingga kondisi kesehatannya membaik.
Bantuan yang diberikan berupa paket nutrisi selama enam bulan senilai Rp2,7 juta sebagai upaya meningkatkan status gizi ibu dan anak, khususnya pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi fase paling menentukan dalam pencegahan stunting.










