Aksi Baksos Harganas ke-33 dan HUT IPeKB ke-19:  IPeKB Bali dan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Salurkan 160 Paket Bantuan GENTING untuk Keluarga Berisiko Stunting dan Lansia di Bangli

IMG-20260718-WA0014
Bakti Sosial Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Banjar Kayu Selem, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (17/7). ist

DENPASAR-fajarbali.com | Serangkaian memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dan Hari Ulang Tahun IPeKB ke-19 tanggal 26 Juli 2026 yang mengambil tempat di Kabupaten Bangli, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali bersama IPeKB Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Bangli, TP PKK Bangli, Bank BPD Bali Cabang Bangli, serta berbagai mitra kerja menggelar kegiatan Bakti Sosial Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Banjar Kayu Selem, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (17/7).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendampingi keluarga berisiko stunting sekaligusmeningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga dan lanjut usia melalui semangat gotong royong. 

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Dr. dr. Ni Luh Gede Sukariasih, M.For.,MARS dalam sambutannya mengatakan, "Program GENTING bukan sekadar penyaluran bantuan sosial, tetapi merupakan gerakan kemanusiaan yang membangunkepedulian berkelanjutan agar setiap anak memiliki kesempatantumbuh sehat dan berkualitas," kata Luhde.

Luhde mengajak seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, organisasi profesi, lembaga keuangan, tokoh masyarakat, dan masyarakat luas untuk bersama-samamenjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga berisiko stunting. Semangat Menyama Braya, Ngayah, dan filosofi Tri Hita Karana adalah kekuatan utama masyarakat Bali dalammenghadirkan kepedulian nyata bagi keluarga yang membutuhkan.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, yang diwakili oleh Sekretaris TP. PKK Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, IPeKB, tenaga kesehatan, kader, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangunkeluarga yang tangguh.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top