DENPASAR-fajarbali.com | Serangkaian memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dan Hari Ulang Tahun IPeKB ke-19 tanggal 26 Juli 2026 yang mengambil tempat di Kabupaten Bangli, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali bersama IPeKB Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Bangli, TP PKK Bangli, Bank BPD Bali Cabang Bangli, serta berbagai mitra kerja menggelar kegiatan Bakti Sosial Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Banjar Kayu Selem, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat (17/7).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendampingi keluarga berisiko stunting sekaligusmeningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga dan lanjut usia melalui semangat gotong royong.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Dr. dr. Ni Luh Gede Sukariasih, M.For.,MARS dalam sambutannya mengatakan, "Program GENTING bukan sekadar penyaluran bantuan sosial, tetapi merupakan gerakan kemanusiaan yang membangunkepedulian berkelanjutan agar setiap anak memiliki kesempatantumbuh sehat dan berkualitas," kata Luhde.
Luhde mengajak seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, organisasi profesi, lembaga keuangan, tokoh masyarakat, dan masyarakat luas untuk bersama-samamenjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga berisiko stunting. Semangat Menyama Braya, Ngayah, dan filosofi Tri Hita Karana adalah kekuatan utama masyarakat Bali dalammenghadirkan kepedulian nyata bagi keluarga yang membutuhkan.
Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, yang diwakili oleh Sekretaris TP. PKK Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, IPeKB, tenaga kesehatan, kader, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangunkeluarga yang tangguh.
Ia juga menilai keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi berkualitas sehingga penguatan pola asuh, pemenuhan gizi, dan kesehatan ibu serta anak harus terus menjadi perhatian bersama.
Rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh IPeKB Provinsi Bali ini diisi dengan penyerahan 70 paket bantuan nutrisi kepada keluarga berisiko stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) serta 90 paket bantuan bagi para lanjut usia sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan. Penyaluran bantuan tersebut merupakan implementasi nyata Program GENTING yang mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mendampingi keluarga sasaran.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, penyuluh keluarga berencana, Tim Pendamping Keluarga, tenaga kesehatan, organisasi profesi, lembaga perbankan, serta para donatur dalam mempercepat upaya penurunan stunting di Kabupaten Bangli.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan capaian pelaksanaan Program GENTING di Kabupaten Bangli yang hingga Juni 2026 telah menjangkau 444 keluarga berisiko sunting dari target 755 keluarga atau sebesar 58,8 persen.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor sekaligus motivasi untuk terus memperluas jangkauan pendampingan hingga seluruh keluarga sasaran memperoleh bantuan dan dukungan yang dibutuhkan.
Peran Penyuluh keluarga Berencana (PKB/PLKB) turut diapresiasi sebagai ujung tombak Program Bangga Kencana yang memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi keluarga.
Melalui kegiatan Bakti Sosial GENTING ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Bali bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting.
Dengan mengedepankan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan budaya Menyama Braya, diharapkan semakin banyak keluarga yang memperoleh pendampingan sehingga terwujud generasi Bali yang sehat, cerdas, berkualitas, serta keluarga yang bahagia dan sejahtera. [rel]










