Langkah-langkah ini menegaskan peran ITDC sebagai pengelola destinasi pariwisata kelas dunia yang terus berinovasi dalam menghadirkan kawasan yang hijau, efisien energi, dan berdaya saing global.
“Inisiatif uji coba transportasi listrik ini merupakan langkah konkret ITDC dalam memperkuat komitmen The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata berkelanjutan terintegrasi yang rendah emisi. Melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, kami tidak hanya menghadirkan kenyamanan dan efisiensi bagi wisatawan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap upaya pengurangan emisi karbon di Bali. Sejalan dengan visi Bali Net Zero Emission 2045, kami ingin menjadikan The Nusa Dua sebagai living sustainable tourism laboratory dalam pengembangan destinasi hijau di Indonesia dimana inovasi, efisiensi energi, dan kepedulian terhadap lingkungan berjalan seiring dengan pertumbuhan pariwisata yang berkualitas," ujar General Manager ITDC The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika.
Melalui kolaborasi dengan KALISTA, uji coba bus listrik ini nantinya akan mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai bagian dari inisiatif untuk menciptakan kawasan pariwisata yang hijau, cerdas, dan berkelanjutan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Direktur Utama KALISTA, Albert Aulia Ilyas, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen KALISTA untuk terus mendukung terwujudnya #BaliBebasEmisi. “Melalui inisiatif ini, KALISTA mendorong pemanfaatan teknologi sebagai fondasi dalam menciptakan sistem transportasi yang efisien dan berkelanjutan. Bus Listrik ini nantinya akan terintegrasi oleh Internet of Things yang memungkinkan pengawasan operasional di kawasan The Nusa Dua dilakukan secara real-time, termasuk pemantauan lokasi kendaraan, efisiensi energi dan biaya operasional, perilaku pengemudi serta pola berkendara termasuk pemantauan harsh braking untuk analisis peningkatan efisiensi," tuturnya.










