InJourney Group Gerak Cepat Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Bencana di NTT

1000730847
InJourney Group pasok bantuan korban bencana di NTT. (ITDC)

MANGUPURA-fajarbali.com | Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, InJourney Group, bergerak cepat menghimpun serta menyalurkan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tanggap darurat ini dilakukan melalui mobilisasi sumber daya seluruh entitas anak usaha serta kolaborasi erat bersama ekosistem BUMN. Langkah awal berfokus pada empat sektor utama, yakni pemenuhan pangan dan air minum, layanan kesehatan, penyediaan logistik darurat, hingga perlengkapan khusus bagi kelompok rentan.

Penanganan di lapangan diawali dengan proses assessment kebutuhan secara mendalam agar bantuan tidak sekadar tiba dengan cepat, melainkan tepat sasaran. Rincian pasokan pangan yang telah dikirimkan meliputi 7.950 kilogram beras, 69.740 liter air minum, 378 dus mi instan, serta 96 dus susu UHT. InJourney juga menyuplai komoditas bahan pokok lain seperti minyak goreng, gula, sarden, biskuit, sereal, kopi, hingga teh untuk menjaga ketahanan pangan para pengungsi.

Bantuan khusus kelompok rentan diakomodasi melalui penyaluran 865 kemasan popok bayi, 80 paket makanan bayi, serta 1.300 paket perlengkapan mandi (hygiene kit). Sektor kesehatan didukung ketersediaan obat-obatan dasar seperti paracetamol, obat pencernaan, vitamin, antiseptik, NaCl, hingga perlengkapan kassa. Sementara untuk mendukung tempat tinggal sementara, disalurkan perlengkapan tidur berupa 10 unit terpal, 10 kasur, 50 bantal, dan 263 selimut.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menegaskan pentingnya efisiensi waktu pada masa tanggap darurat agar dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat. “Semangat memberikan manfaat tersebut juga kami bawa ketika saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah. Begitu kebutuhan di lapangan teridentifikasi, kami segera menggerakkan sumber daya InJourney Group untuk hadir dan memberikan dukungan. Bantuan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, mulai dari kebutuhan pangan dan air minum, kesehatan, logistik darurat, hingga kebutuhan kelompok rentan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Jalan Tol Bali Mandara Kembali Beroperasi 4 Maret 2022 Pukul 7 Pagi

Penyaluran bantuan menyasar titik-titik krusial, seperti Dusun Leda Desa Pangga (Kolang) untuk 23 keluarga pengungsi mandiri yang rumahnya rusak parah, serta Desa Golo Mori bagi 12 warga terdampak. Jalur distribusi memanfaatkan jaringan transportasi terpadu, mulai dari layanan Bandara El Tari Kupang, Pelabuhan Maumere via moda laut PT PELNI, hingga pengiriman udara cepat melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) ditunjuk sebagai Person in Charge (PIC) lapangan di wilayah NTT. ITDC berkolaborasi dengan Satgas BUMN Peduli melalui BRI serta Posko Bencana Labuan Bajo guna memastikan pendistribusian berjalan efisien. Tim ITDC turut terjun langsung melakukan survei kondisi lapangan di kawasan Ring 1 Golo Mori, Manggarai Barat, untuk mengidentifikasi kebutuhan ril warga lokal secara langsung.

Direktur Operasional ITDC, Troy Warokka, menyampaikan bahwa sinergi antar-lembaga merupakan kunci utama agar penyaluran bantuan berjalan secara efektif tanpa ada tumpang tindih.
“Kami tidak ingin bantuan berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, sejak awal kami mengedepankan koordinasi dan gotong royong. InJourney Group menggerakkan seluruh entitas, sementara penyaluran di lapangan dikoordinasikan bersama ITDC dan ekosistem BUMN. Dengan bergerak bersama, kami dapat merespons lebih cepat sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” ungkapnya.

Selain mobilisasi logistik internal, InJourney Group juga membuka ruang partisipasi publik untuk menggalang solidaritas nasional. Memanfaatkan momentum pertunjukan kesenian rakyat HUT ke-81 RI di Sarinah pada 17 Agustus 2026, kanal donasi resmi dibuka bekerja sama dengan BRI. Seluruh bantuan yang terkumpul diarahkan langsung untuk mendukung proses pemulihan serta rehabilitasi pemukiman warga terdampak bencana di NTT secara berkelanjutan. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top